Menurutnya, pelatihan yang digelar itu penting untuk diterapkan, mengingat tidak sedikitnya kasus dalam program MBG, mulai dari makanan basi hingga kasus keracunan.
”Alhamdulillah kami dari pemerintah daerah apresiasi kepada yayasan, dan memang pelatihan ini sangat perlu diterapkan untuk memastikan bahwa seluruh proses penyajian makanan dalam program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai dengan standar keamanan pangan. Jangan sampai niat baik pemerintah dalam memberikan makanan bergizi justru menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat karena kelalaian dalam penanganannya,” ujarnya.
Peserta pelatihan terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Mereka berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara langsung saat pelaksanaan program MBG berlangsung nanti.
Dengan diadakannya pelatihan itu, diharapkan menjadi pengetahuan sekaligus bekal praktis bagi para penjamah pangan dalam menjalankan tugasnya di lapangan. Tidak hanya sekadar memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan prinsip keamanan pangan secara konsisten dalam setiap tahapan pengolahan dan distribusi makanan. (Icu)
Related posts
- Comments
- Facebook comments
