
KUNINGAN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cigadung sebagai pemasok MBG ke sejumlah sekolah dan madrasah di wilayah Cigugur membantah kalau makanannya bau tak sedap.
Hal itu disampaikan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cigadung, Rizki Firdaus, Minggu (4/10/2026). Menurutnya, pihaknya telah melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap makanan sejak bahan makanan tiba hingga sebelum didistribusikan.
Rizki menjelaskan, pada kejadian Jumat, (2/10/2026) tersebut, pemeriksaan dilakukan terhadap makanan yang datang, meliputi pengecekan bau, warna, dan pH. Berdasarkan pemeriksaan saat itu, kata dia, tidak ditemukan aroma yang tidak sedap pada makanan.
“Pada saat barang datang telah dilakukan pengecekan bau, warna, dan pH. Tidak ditemukan aroma yang tidak sedap. Saat proses persiapan dan pengolahan juga dilakukan pengecekan dan tidak ditemukan bau,” ujarnya,
Selain pemeriksaan pada tahap penerimaan dan pengolahan, pihak SPPG juga melakukan pemeriksaan organoleptik sebelum makanan didistribusikan ke sekolah. Menurutnya, hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi makanan masih dalam keadaan aman untuk didistribusikan.
Namun, setelah pihak SPPG mendapatkan informasi mengenai adanya makanan yang berbau, tim SPPG langsung melakukan pengecekan ke lapangan.
“Setelah mendengar kabar adanya bau pada makanan, kami dari pihak SPPG langsung melakukan pengecekan ke lapangan. Memang ada beberapa ompreng yang aromanya kurang sedap, tetapi tidak terjadi pada seluruh ompreng,” jelasnya.
Rizki juga menyampaikan bahwa berdasarkan pengecekan dan komunikasi yang dilakukan, pihaknya tidak menemukan laporan mengenai siswa yang mengalami muntah maupun diare akibat kejadian tersebut.
Pengecekan kembali dilakukan setelah ompreng makanan dikembalikan ke SPPG. Sebelum proses pencucian, pihak SPPG kembali memeriksa kondisi makanan yang tersisa. Dari pemeriksaan tersebut, menurut Rizki, tidak ditemukan aroma busuk pada makanan. Hanya terdapat beberapa ompreng dengan aroma yang dinilai kurang sedap.
“Setelah ompreng kembali ke SPPG, sebelum dilakukan pencucian, kami kembali melakukan pengecekan. Tidak ada bau busuk pada makanan. Hanya ada beberapa yang aromanya kurang sedap, bukan bau busuk,” katanya.
Pasca kejadian, SPPG Cigadung juga mengaku terus melakukan komunikasi dengan pihak sekolah melalui PIC sekolah untuk memastikan kondisi siswa dan proses distribusi MBG tetap berjalan dengan baik.
Ia menegaskan, pihak SPPG akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap seluruh tahapan penyediaan makanan, mulai dari penerimaan bahan, proses pengolahan, pemeriksaan sebelum distribusi, hingga pemantauan setelah makanan diterima oleh sekolah.***





