KUNINGAN — Suasana Masjid At-Taufiq Kuningan Islamic Center (KIC) mendadak bergetar oleh lantunan talbiyah dan isak tangis haru, Minggu (26/4/2026). Hari ini, sebanyak 445 Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter 8 Kabupaten Kuningan resmi dilepas oleh Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, untuk memulai perjalanan suci menuju Baitullah.
Di tengah ratusan jemaah yang bersiap, terselip kisah inspiratif dari Ibu Anis (78). Warga Kelurahan Cijoho ini membuktikan bahwa niat tulus tidak akan mengkhianati hasil. Kesehariannya sebagai penjual bolu kukus dan odading di Pasar Baru setiap tengah malam, akhirnya berbuah panggilan indah dari Allah SWT setelah menunggu bertahun-tahun.
“Alhamdulillah, ini panggilan Allah. Mohon doa agar kami semua diberi kelancaran dan kesehatan selama di Tanah Suci,” ujar Ibu Anis dengan mata berkaca-kaca saat bersiap menaiki bus.
Sementara itu, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, dalam sambutannya menekankan bahwa ibadah haji adalah perjalanan ruhani yang menuntut keikhlasan dan ketundukan total. Ia mengingatkan para jemaah untuk menjaga kondisi fisik mengingat rangkaian ibadah yang berat, serta menjaga kekompakan antarjemaah.
“Berangkatlah dengan niat yang bersih, laksanakan dengan jiwa yang tulus, dan pulanglah membawa keberkahan untuk Kuningan Melesat,” pesan Dian.
Ia juga memberikan instruksi khusus kepada para petugas haji agar melayani para tamu Allah dengan sepenuh hati. “Layani para tamu Allah dengan penuh kesabaran dan keikhlasan,” tegasnya.
