KUNINGAN – Seorang pria berinisial AM (38), warga Dusun Manis, Desa Luragung Landeuh, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, ditemukan meninggal dunia setelah diduga sengaja melompat ke dalam sumur sedalam sekitar 25 meter, Kamis (16/7/2026) malam.

‎Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan kepada petugas sekitar pukul 19.20 WIB. UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan langsung mengerahkan tim penyelamatan yang dipimpin Kepala UPT Damkar, Andri Arga Kusuma, bersama sembilan personel Regu 3.

‎Korban sempat berkumpul bersama keluarganya selepas Magrib. Tak lama kemudian, korban berpamitan hendak ke kamar mandi. Namun secara tiba-tiba korban berlari menuju sumur yang berada di sekitar rumah dan langsung melompat ke dalamnya.

‎Warga yang mendengar teriakan keluarga segera berdatangan dan berupaya memberikan pertolongan menggunakan tali serta peralatan seadanya.

Namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil karena kedalaman sumur mencapai sekitar 25 meter dengan ketinggian air sekitar empat meter. Korban diduga berada di dasar sumur dan tertutup papan penutup sumur yang ikut terjatuh ke dalam.

‎Polsek Luragung yang menerima laporan kemudian menghubungi UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan untuk meminta bantuan evakuasi.

‎Kepala UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusuma, mengatakan proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena kondisi sumur yang dalam serta adanya potensi gas berbahaya di dalam sumur.

‎”Tim langsung melakukan asesmen sebelum turun ke dalam sumur. Kedalaman sumur sekitar 25 meter dengan ketinggian air kurang lebih empat meter sehingga proses evakuasi harus dilakukan secara hati-hati. Selain itu, kami juga mengantisipasi kemungkinan adanya gas di dalam sumur yang dapat membahayakan petugas,” ujar Andri.

‎Ia menjelaskan, proses evakuasi berlangsung sekitar 40 menit dengan melibatkan berbagai unsur, di antaranya Inafis Polres Kuningan, BPBD Kabupaten Kuningan, Polsek Luragung, Babinsa, aparat desa, serta masyarakat setempat.

‎”Alhamdulillah korban berhasil kami evakuasi. Namun saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban diserahkan kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut,” kata Andri.

‎Dari hasil pengumpulan keterangan saksi di lokasi, korban diduga meninggal dunia akibat bunuh diri. Meski demikian, penyebab pasti kejadian tersebut masih dalam penanganan dan penyelidikan pihak kepolisian.

‎Andri juga mengimbau masyarakat agar segera menghubungi layanan darurat apabila menghadapi kondisi yang membutuhkan penyelamatan maupun evakuasi, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan aman.

‎”Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap kejadian yang membutuhkan bantuan evakuasi kepada UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan agar dapat ditangani secepat mungkin dengan peralatan dan personel yang memadai,” tutupnya