KUNINGAN — Pemerintah Kabupaten Kuningan mulai memetakan kualifikasi sekitar 3.000 aparatur sipil negara (ASN) lewat uji potensi berbasis digital. Pemetaan massal ini dilakukan untuk menyusun basis data Talent Pool atau Manajemen Talenta yang bakal menentukan arah rotasi, mutasi, hingga promosi jabatan di lingkungan dinas Pemkab Kuningan.

Penjajakan kompetensi tersebut dipantau langsung oleh Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, di SMKN 3 Kuningan pada Minggu (18/10/2026). Di lokasi ujian, sebanyak 600 pegawai menyaring kemampuan mereka lewat komputer secara bergelombang.

“Kabupaten Kuningan diberikan kesempatan kuota untuk 600 ASN per hari, seluruhnya ada 3.000 peserta. Hari ini jadwal untuk 600 orang,” ujar Tuti.

Pemetaan digital ini menyasar kualifikasi teknis, manajerial, hingga sosio-kultural para pegawai birokrasi. Tuti menegaskan, hasil rekam jejak digital (profiling) tersebut bakal dikunci menjadi bank data Manajemen Talenta (MT). Lewat skema ini, pengisian pos jabatan strategis maupun pengembangan karier pegawai ke depan tidak lagi sekadar berpijak pada senioritas jam kerja, melainkan pada peta kompetensi dan rekam kinerja nyata.

Langkah ini juga disiapkan untuk merombak pola tambal-sulam jabatan yang selama ini kerap diwarnai iklim subjektif. Dengan data hasil pemetaan yang presisi, Pemkab Kuningan berambisi menciptakan persaingan karier yang lebih terbuka sekaligus menempatkan aparatur sesuai kualifikasi bidangnya (the right man on the right place).

Proses penilaian terhadap 3.000 ASN ini dijadwalkan berlangsung secara bertahap dalam beberapa hari ke depan di pusat tes SMKN 3 Kuningan. ***