Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s
Kuningan

Wabup Tuti Tegaskan Keluarga sebagai Pilar Utama Pembangunan

KUNINGAN – Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, menegaskan bahwa keluarga merupakan unit terkecil namun paling menentukan dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berdaya saing. Menurutnya, kualitas sebuah daerah sangat ditentukan oleh kualitas keluarga yang ada di dalamnya.

‎“Dari keluarga yang kuat, akan lahir generasi yang tangguh dan berakhlak mulia. Inilah fondasi utama dalam membangun peradaban,” ujar Tuti, dalam acara halal bihalal dan milad ke-21 Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kabupaten Kuningan di Aula Gedung GOW, Minggu (19/4/2026).

‎Tuti menjelaskan, keluarga yang harmonis tidak hanya diukur dari aspek material, tetapi juga keseimbangan antara nilai keimanan, ilmu pengetahuan, serta kasih sayang. Peran orang tua, khususnya ibu, menjadi kunci dalam menanamkan nilai-nilai tersebut sejak dini.

‎Lebih lanjut, Ia menilai, keberadaan organisasi perempuan seperti Salimah memiliki kontribusi besar dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui berbagai program pemberdayaan perempuan dan pendidikan keluarga. “Salimah telah menunjukkan konsistensinya dalam membina perempuan agar mampu menjalankan peran strategis dalam keluarga dan masyarakat,” tambahnya.

‎Memasuki usia ke-21, Salimah Kabupaten Kuningan disebut telah mencapai fase kematangan organisasi dengan kiprah nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Pemerintah daerah pun mengapresiasi dedikasi tersebut dan berharap sinergi dapat terus diperkuat.

‎“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kuningan, kami mengapresiasi kontribusi Salimah. Kami berharap ke depan semakin solid, inovatif, dan mampu memperluas manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

‎Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, menegaskan bahwa keluarga adalah fondasi utama dalam pembangunan yang berkelanjutan. Ia menyebut perempuan sebagai pilar penting dalam menciptakan keluarga yang kuat dan berkualitas.

‎“Perempuan yang berdaya akan melahirkan keluarga yang kuat, dan keluarga yang kuat akan membentuk masyarakat yang tangguh,” ujarnya.

‎Ela juga mendorong agar Salimah terus memperkuat program pemberdayaan perempuan yang menyentuh langsung kehidupan keluarga, serta meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah daerah.

‎Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan itu menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya dimulai dari kebijakan, tetapi juga dari keluarga sebagai pusat pembentukan karakter dan nilai-nilai kehidupan masyarakat.

Baca Juga :  Gebyar Pasukan Paus Sudah Sentuh 85 Titik, Wabup Tuti Turun Tangan

Penulis: Icu Firmansyah || Editor: Sopandi