“Status PPPK paruh waktu adalah aparatur sipil negara. Saudara-saudara sudah mendapatkan NIP yang statusnya diakui oleh negara dan secara bertahap akan diangkat menjadi PPPK penuh waktu,” kata Dian di hadapan ribuan penerima petikan keputusan. Janji untuk bertahap menuju status penuh waktu ini menjadi angin segar bagi para pegawai yang baru diangkat.
Dian mengakui bahwa perjalanan para pegawai hingga mencapai tahap pengangkatan ini bukanlah proses yang mudah. Ada masa panjang yang dilalui, kesabaran yang diuji, serta tenaga dan waktu yang dicurahkan tanpa kepastian status. Karena itu, Dian meminta amanah tersebut disyukuri dengan peningkatan kinerja yang lebih disiplin, profesional, dan berorientasi pada hasil.
Bupati Dian juga menekankan bahwa tuntutan publik terhadap kinerja ASN yang profesional semakin tinggi. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus keharusan bagi setiap ASN, termasuk PPPK paruh waktu, untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas diri.
“Menjadi ASN saat ini harus memiliki kemampuan belajar, senantiasa mengembangkan diri, peduli terhadap lingkungan sekitar, serta tanggap terhadap dinamika tuntutan masyarakat,” ujarnya.
Dian juga menekankan bahwa PPPK paruh waktu merupakan bagian penting dari motor penggerak perubahan birokrasi. Ia meminta para pegawai yang baru diangkat agar mampu menjadi teladan di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat. Setelah menerima petikan keputusan, para PPPK diminta segera melapor kepada pimpinan unit kerja masing-masing dan mulai melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Pengangkatan ribuan PPPK paruh waktu ini, menurut Dian, sekaligus menjadi bagian dari upaya besar Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas birokrasi daerah. Langkah tersebut diharapkan mendukung terwujudnya visi pembangunan daerah “Kuningan Melesat” yang bermakna Maju, Empowering, Lestari, Agamis, dan Tangguh.
Menutup sambutannya, Dian berharap seluruh PPPK paruh waktu yang baru diangkat dapat menjaga integritas, meningkatkan etos kerja, dan berkontribusi nyata dalam pelayanan publik. “Mari kita bersama bahu-membahu membangun Kabupaten Kuningan yang lebih baik,” tutupnya. (ali)
