KUNINGAN – Pipin Mansur Aripin, Kabid Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang kini dilantik menjadi Sekretaris Disdikbud siap mengorkestrasi wajah pendidikan dan kebudayaan Kuningan.
Mantan Ketua PGRI itu menyinggung wacana kabupaten pendidikan dan angklung sebagai dua hal tak terpisahkan yang akan menjadi garapannya. Ia berkomitmen untuk melanjutkan program para senior di Disdikbud dan terus berinovasi supaya pendidikan dan kebudayaan Kuningan lebih baik.
“Sesuai arahan dari Pak Bupati, Bu Wabup, Pak Sekda, dan Plt Kadisdikbud, yang pertama kami akan melanjutkan program yang sudah ada,” tuturnya, Rabu (7/1/2026).
Pihaknya juga akan memperkuat kolaborasi dan membangun kemistri denagn seluruh stakholder pendidikan dan kebudayaan supaya inovasi dan pelayanan Disdikbud itu semakin memudahkan. Yang lebih pentingnya lagi, pihaknya akan memaksimalkan berbagai upaya supaya selaras dengan Kemendikdasmen dan visi Kuningan melesat.
“Kami akan berkoordinasi dulu, bagiamana dengan pihak di lapangan supaya ada keterikatan batin, mensinkronkan mereka yang kini di posisi baru, termasuk saya,” tambahnya.
Secara pribadi ia ingin menjawab bahwa sebutan kabupaten angklung dan kabupaten pendidikan bukan seremonial atau formalitas saja. Karena itu dirinya berharap dukungan dari para pihak, pelaku pendidikan dan kebudayaan di Kuningan, supaya bisa mengoptimalkan ide dan gagasan yang belum maksimal.
“Tentu kami akan terus mengikuti arahan dari pimpinan, sambil berinovasi dan mengacu kepada visi Kuningan Melesat. Insyaallah Kabupaten Angklung, dari sisi Kuningan sebagai Kabupaten Pendidikan, dan juga program yang sudah digarap oleh senior-senior kami,” katanya. (Icu)
