KUNINGAN – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1, Cikalpedia.id terus memperluas kontribusinya di dunia pendidikan melalui kegiatan edukasi jurnalistik dasar bagi pelajar. Kegiatan tersebut digelar di SMK Auto Matsuda Kuningan, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT pertama Cikalpedia sekaligus bentuk komitmen dalam meningkatkan literasi media di kalangan generasi muda. Di tengah derasnya arus informasi digital, para pelajar diajak memahami pentingnya kemampuan menyaring informasi dan menyampaikan berita secara benar serta bertanggung jawab.
Direktur Cikalpedia, M. Ali Al Faruq, mengungkapkan bahwa edukasi jurnalistik bagi pelajar menjadi salah satu langkah penting untuk menumbuhkan budaya literasi sejak dini, khususnya di tengah perkembangan media digital yang begitu cepat.
“Pelajar hari ini hidup di era banjir informasi. Karena itu, mereka harus memiliki kemampuan membedakan informasi yang benar dan tidak, sekaligus memahami bagaimana cara menyampaikan informasi yang baik dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMK Auto Matsuda, Abdul Muhyi, mengapresiasi kegiatan edukasi jurnalistik yang digelar Cikalpedia di lingkungan sekolahnya. Menurutnya, pelatihan tersebut memberikan wawasan baru bagi siswa, terutama dalam memahami dunia media dan komunikasi di era digital saat ini.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan manfaat positif bagi para siswa. Tidak hanya belajar menulis berita, tetapi juga belajar berpikir kritis, memahami etika bermedia sosial, dan bagaimana menyampaikan informasi yang benar,” ungkapnya.
Ia berharap, kegiatan tersebut tidak hanya berhenti pada satu kesempatan saja, tetapi dapat terus berlanjut sebagai bentuk kolaborasi positif antara dunia pendidikan dan media.
“Kami berharap ke depan kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan. Karena di era sekarang, kemampuan literasi digital dan komunikasi menjadi hal yang sangat penting bagi generasi muda,” harap Amuy, panggilan akrabnya.
Pada sesi materi, tim Cikalpedia memperkenalkan dasar-dasar jurnalistik mulai dari teknik penulisan berita, unsur 5W+1H, cara mencari informasi yang valid, hingga etika dalam menggunakan media sosial.
Selain itu, diberikan juga pemahaman mengenai teknik pengambilan gambar yang benar untuk kebutuhan pemberitaan, baik foto maupun video. Materi tersebut disampaikan secara sederhana dan mudah dipahami agar para pelajar dapat langsung mempraktikkannya dalam aktivitas sehari-hari maupun di lingkungan sekolah.
Tidak hanya menerima materi teori, para peserta turut mengikuti praktik langsung membuat berita sederhana dan simulasi wawancara layaknya seorang reporter. Suasana pelatihan berlangsung aktif karena siswa diberi kesempatan bertanya, berdiskusi, hingga mencoba menulis hasil liputan mereka sendiri.
Ke depan, edukasi jurnalistik tersebut akan dilakukan di sekolah lainnya. Bahkan, tidak hanya menyasar siswa tetapi para guru juga akan menjadi bagian dari program literasi media yang dikembangkan oleh Cikalpedia.
Penulis: Icu Firmansyah || Editor: Sopandi
