Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s
Pendidikan

Mahasiswa TIK UM Kuningan Bangun Visi Bersama IPB Cirebon

KUNINGAN – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Muhammadiyah Kuningan buka jejaring antar perguruan tinggi. Upaya itu dilakukan melalui studi banding ke Insitute Prima Bangsa Cirebon.

Bagi HIMATIK UM Kuningan, studi banding tersebut memiliki arti penting karena menjadi pengalaman perdana melakukan kunjungan organisasi ke luar kampus.

‎Tidak sekedar menjadi ajang perkenalan, studi banding tersebut dimanfaatkan sebagai ruang dialog terbuka antar pengurus. Berbagai topik dibahas, mulai dari sistem kepengurusan, pengelolaan program kerja, hingga nilai-nilai budaya organisasi yang diterapkan di masing-masing himpunan.

“Pertukaran gagasan ini menjadi referensi positif bagi kami dalam pengembangan organisasi ke depan,” tutur Sobar Prian Hidayatna selaku pengurus HImatik UM Kuningan, Senin (12/1/2025).

‎Menurutnya, selain sharing session tentang ruang lingkup organisasi, studi banding itu diarahkan untuk membangun kesinambungan relasi antar kader. Sesama mahasiswa TIK memiliki jenjang karir yang panjang sehingga momen tersebut akan menjadi forum silaturahmi sampai waktu yang tak terbatas.

“Ada tanggung jawab estafet organisasi, ke depan forum ini terus berjalan,” ungkapnya.

‎Pemilihan IPB Cirebon sebagai tujuan studi banding, menurutnya, didasari oleh hubungan baik yang telah terjalin sebelumnya. Pada tahun 2024, HIMATIK IPB Cirebon pernah melakukan kunjungan ke Universitas Muhammadiyah Kuningan. Kemudian, dukungan dari para demisioner dan alumni HIMATIK turut memperkuat semangat untuk menjaga tali persaudaraan antar himpunan.

‎Senada dengan itu, Ketua Umum HIMATIK UM Kuningan, Sendy Purnama, menyampaikan bahwa sinergi antarkampus menjadi modal penting dalam membangun organisasi yang adaptif dan berkelanjutan. Menurutnya, kolaborasi antarhimpunan mahasiswa mampu membuka ruang pertumbuhan bersama di tengah dinamika perkembangan teknologi dan organisasi.

‎Sementara itu, Ketua Departemen Diplomasi Sosial dan Budaya HIMATIK UM Kuningan sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan, Sulaeman, menilai studi banding ini sebagai pengalaman berharga bagi seluruh pengurus. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan konsep yang lebih matang dan komprehensif pada kepengurusan mendatang.

‎Selain diskusi formal, kegiatan studi banding juga dirangkaikan dengan aktivitas kebersamaan yang berlangsung dalam suasana santai dan kekeluargaan. Interaksi informal tersebut dinilai efektif dalam membangun kedekatan emosional antarpengurus, sehingga nilai persaudaraan dapat tumbuh tidak hanya secara struktural, tetapi juga secara kultural.

‎Melalui kegiatan tersebut, HIMATIK UM Kuningan menegaskan komitmennya untuk terus menumbuhkan semangat kolaborasi, inovasi, dan solidaritas antar mahasiswa sebagai fondasi penguatan organisasi di masa depan. (Icu)

Baca Juga :  Jaga Kelestarian Gunung Ciremai, BTNGC Gandeng DPR RI Sosialisasi Pencegahan Kebakaran Hutan