Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s
Pendidikan

Hadiri HUT Pertuni, Rektor Unisa Bantu Hak Pendidikan Difable

Rektor Unisa Kuningan, Nurul Iman Hima Amrullah

KUNINGAN – Universitas Islam Al Ihya (UNISA) Kuningan menjadi salah satu kampus yang tengah fokus memberikan ruang untuk masyarakat difabel. Hal itu diwujudkan dengan menerima masyarakat yang mempunyai keterbatasan untuk mendapatkan hak pendidikan di jenjang perkuliahan.

‎‎Rektor Unisa Kuningan, Nurul Iman Hima Amrullah menerangkan, tidak hanya menerima mahasiswa difabel, pihaknya juga berupaya memberikan kemudahan biaya pada difabel dengan program beasiswa. Menurutnya, program tersebut menjadi bukti komitmen kampus untuk mewujudkan Unisa yang inklusif dan berkelanjutan.

‎”Semua penyandang disabilitas menjadi perhatian kami, karena mereka mempunyai hak untuk bisa menempuh pendidikan tinggi. Jadi, kami akan terus memaksimalkan layanan untuk mereka, salah satunya dengan memberikan kuota beasiswa untuk disabilitas. Saat ini, ada 14 tunanetra dan 3 dari keterbatasan lainnya yang berkuliah di Unisa,” ujarnya usai mengahdiri HUT Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni), Senin, (26/1/2026).

‎‎Ia juga berkomitmen, selain memberikan kuota beasiswa untuk penyandang disabilitas, pihaknya juga berencana membangun dan mengembangkan layanan dan fasilitas untuk pemberdayaan para mahasiswa difabel.

‎‎”Dalam waktu dekat, kami juga akan merancang petanetra. Jadi mereka secara mandiri bisa mengakses fasilitas kampus tanpa bimbingan dari orang lain dan kita juga akan menyiapkan mitra netra yaitu mahasiswa yang ditunjuk untuk mendampingi mereka dalam mengakses pendidikan maupun fasilitas kampus,” tambahnya.

‎‎Selain itu, sebagai bentuk pemberdayaan, kata Iman, pihak kampus tengah berusaha untuk menjalin kerjasama dengan pihak perusahaan untuk dapat diberikan ruang bekerja, termasuk pihaknya berencana akan membangun fasilitas pesantren  dan rumah ibadah yang ramah untuk disabilitas.

‎‎”Kebetulan Yayasan Al-Ihya memiliki tanah wakaf 6000 meter di Cidahu, yang rencananya akan diberdayakan melibatkan para difabel. Kami juga sudah ngobrol dengan Pak Kadinsos dan Bu Wabup, mudah-mudahan bisa diwujudkan,” katanya.

Baca Juga :  PWI Dorong Wartawan Dapat Tunjangan Profesi

‎‎Ia berpesan, para penyandang disabilitas etap optimis dan percaya diri bergaul dengan masyarakat, termasuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Menurutnya, kampus Unisa  siap membuka ruang untuk penyandang disabilitas, mulai dari akses pendidikan hingga pemberdayaan. (Icu)