KUNINGAN – Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar, menegaskan hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Kuningan belum menerima informasi resmi terkait progres pembebasan lahan yang dikaitkan dengan Pondok Pesantren Al Zaytun di wilayah Kabupaten Kuningan.

Hal tersebut disampaikan olehnya saat ditemui wartawan usai menghadiri kegiatan di DPRD Kuningan, Senin, (18/5/2026). Ia menyebut, laporan terakhir yang diterimanya dari pihak kecamatan maupun Kesbangpol menyatakan belum ada transaksi pembebasan lahan yang terjadi.

“Saya belum menerima progres terbaru dari yang punya wilayah di sana, Bu Camat. Yang pasti kemarin terakhir Bu Camat melaporkan belum ada transaksi,” ujar Dian.

Menurutnya, informasi yang berkembang sejauh ini baru sebatas pengumpulan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPT) dan belum menyentuh proses resmi di pemerintahan daerah. Oleh karena itu, Pemkab Kuningan belum dapat memastikan kelanjutan rencana tersebut.

“Belum bersentuhan langsung dengan dinas pemerintahan. Saya juga belum mendengar ada pembebasan lahan, baru mengumpulkan SPT,” katanya.

Dian mengakui muncul keresahan di tengah masyarakat terkait isu tersebut. Namun ia meminta semua pihak menunggu perkembangan lebih lanjut sambil tetap menjaga kondusivitas daerah.

Pihaknya juga mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterima dari Kesbangpol, pihak yang dikaitkan dengan rencana tersebut disebut akan mempertimbangkan pindah ke daerah lain apabila situasi di masyarakat dinilai tidak kondusif.

“Hasil laporan dari Kesbangpol yang saya terima, kalau ada penolakan dan situasinya tidak kondusif, katanya akan mempertimbangkan pindah ke daerah lain,” ungkapnya.

Meski demikian, Dian menegaskan bahwa dirinya belum bisa memastikan informasi tersebut karena masih menunggu laporan yang lebih lengkap dari jajaran terkait.

Saat ditanya mengenai sikap Pemkab Kuningan apabila rencana tersebut tetap dipaksakan berjalan, Dian memilih menunggu proses yang ada karena tidak ingin berspekulasi terlalu jauh.

“Jangan berandai-andai, kita lihat saja prosesnya,” tegasnya.