
KUNINGAN – Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Desa Parakan, Kecamatan Maleber, berlangsung meriah dengan digelarnya Turnamen Mini Sepak Bola Panjiwangi Cup 2026 Jilid 2, Sabtu, (15/8/2026).
Turnamen yang digelar Karang Taruna Panjiwangi itu bukan hanya ajang adu kemampuan di lapangan hijau, melainkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengisi momentum kemerdekaan dengan kegiatan positif, sekaligus mempererat silaturahmi dan membangun semangat sportivitas.
Sejak pembukaan, antusiasme peserta dan masyarakat terlihat begitu kuat. Sejumlah tim beserta official turut ambil bagian, menjadikan lapangan Desa Parakan sebagai titik berkumpulnya para pecinta sepak bola sekaligus ruang perayaan kemerdekaan bagi masyarakat.
Ketua Pelaksana Panjiwangi Cup, Tatang Mustakim, menerangkan bahwa terselenggaranya turnamen merupakan buah dari semangat para pemuda serta dukungan berbagai pihak, khususnya Pemerintah Desa Parakan.
“Alhamdulillah, sesuai harapan awal para panitia, terutama dari kalangan generasi muda. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim, panitia, dan khususnya kepada Pemerintah Desa yang telah memberikan dukungan penuh sehingga kegiatan ini dapat terlaksana,” ujar Tatang.
Menurutnya, momentum HUT RI menjadi kesempatan bagi pemuda untuk menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kegiatan yang membangun.
“Harapan saya, semoga kegiatan ini menjadi kegiatan positif sekaligus bagian dari peringatan HUT RI ke-81. Tentunya dapat terus dilaksanakan hingga Jilid 3 dan seterusnya, menjadi agenda rutin yang dilaksanakan oleh Karang Taruna,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum Karang Taruna Panjiwangi, Muhamad Safrudin Isman, menilai dukungan Pemerintah Desa, Paguyuban Saparakanca, sponsor, serta seluruh peserta menjadi kekuatan penting dalam keberlanjutan kegiatan kepemudaan di desanya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa yang selalu mendukung dan mensupport generasi-generasi pemuda yang memiliki kegiatan-kegiatan positif,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kehadiran seluruh tim yang mengikuti turnamen. Baginya, kehadiran para pemain menjadi bukti bahwa generasi muda Desa Parakan memiliki semangat untuk berprestasi sekaligus menjaga kekompakan.
Kepala Desa Parakan, Muhammad Tohir, mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan sportivitas sebagai nilai utama selama kompetisi berlangsung.
“Tujuan kita bukan semata-mata untuk meraih juara, bukan semata-mata untuk mengejar kemenangan,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa kemenangan yang sesungguhnya adalah ketika kebersamaan tetap terjaga, para pemain mampu menghargai lawan, dan pertandingan dapat menjadi sarana mempererat persaudaraan antarklub.
Pemerintah Desa Parakan pun mengajak seluruh panitia, Karang Taruna, pemain, dan official bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban hingga seluruh rangkaian turnamen selesai.
Panjiwangi Cup tidak berhenti sebagai kompetisi tahunan, tetapi berkembang menjadi tradisi positif dalam setiap perayaan kemerdekaan. Dari lapangan Desa Parakan, semangat HUT RI ke-81 pun dirayakan melalui olahraga, persaudaraan, dan optimisme lahirnya bibit-bibit muda sepak bola Kabupaten Kuningan.
Adapun turnamen tersebut diikuti oleh lima tim di antaranya Hunter FC, Tesa, Neslan, Harata, dan PSG. Juara 1 diraih oleh Tesa FC, kedua diraih oleh PSG Junior, dan ketiga diraih oleh Harata FC. Sementara juara harapan diraih oleh Neslan FC.




