
BANDUNG — H.T. Mamat Robby Suganda, MAP, menyampaikan ucapan selamat kepada H. Anton Sukartono Suratto yang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat periode 2026–2031.
Ucapan itu disampaikan Mamat Robby, yang akrab disapa MR, seusai mengikuti Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD Partai Demokrat Jawa Barat di Ballroom Hotel Trans Studio Bandung, Senin (24/8/2026) kemarin.
Sebagai kader Partai Demokrat, MR menilai proses Musda yang mengedepankan musyawarah mufakat menjadi modal penting untuk membangun kembali soliditas partai di Jawa Barat.
“Selamat dan sukses kepada Bapak H. Anton Sukartono Suratto atas amanah sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat yang terpilih secara aklamasi. Semoga senantiasa diberikan kekuatan dan kelancaran dalam menjalankan amanah serta membawa Partai Demokrat Jawa Barat semakin solid, maju, dan dekat dengan masyarakat,” ujar MR.
Menurut dia, tantangan Demokrat Jawa Barat ke depan bukan sekadar konsolidasi struktur organisasi. Partai juga dituntut kembali membangun kedekatan dengan masyarakat dan menghadirkan kerja politik yang dirasakan secara nyata.
MR berharap kepengurusan DPD Demokrat Jawa Barat periode mendatang mampu memperkuat sinergi, baik di internal partai maupun dengan berbagai elemen masyarakat.
“Semoga Partai Demokrat Jawa Barat di bawah kepemimpinan H. Anton Sukartono Suratto semakin kompak, semakin dipercaya masyarakat, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Jawa Barat,” katanya.
MR bukan orang baru dalam politik Demokrat Jawa Barat. Ia pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2009–2014. Pada Pemilu 2009, ia tercatat memperoleh suara lebih dari 90 ribu, sekaligus menjadi salah satu peraih suara tertinggi.
Karena itu, MR juga menaruh perhatian terhadap perkembangan Demokrat, khususnya di daerah pemilihannya yang meliputi Kuningan, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran.
MR berharap momentum kepemimpinan baru dapat menjadi titik balik bagi Demokrat untuk merebut kembali kepercayaan pemilih. Pasalnya, pada periode politik terakhir, Demokrat belum memiliki keterwakilan di parlemen dari daerah pemilihan Kuningan, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran.
“Harapannya Demokrat, khususnya di Jawa Barat, bisa kembali ke masa kejayaannya. Ini tentu membutuhkan kerja keras, konsolidasi, dan keberanian untuk kembali turun ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Musda VI tersebut juga dihadiri sejumlah jajaran penting DPP Partai Demokrat, antara lain Sekjen DPP Partai Demokrat Herman Khaeron, serta sejumlah pengurus DPP, termasuk Osi Dermawan dan Afriansyah Noor.
Di sela agenda Musda, MR juga memanfaatkan momentum tersebut untuk berdiskusi dengan sejumlah tokoh Partai Demokrat, di antaranya Andi Arief dan Andi Mallarangeng. Pembicaraan menyentuh sejumlah isu dan persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Bagi MR, Musda bukan semata agenda pergantian kepemimpinan. Forum tersebut harus menjadi titik awal untuk membaca kembali perubahan aspirasi masyarakat sekaligus menyusun langkah politik Demokrat agar lebih relevan dengan kebutuhan warga Jawa Barat.
Dengan terpilihnya Anton Sukartono Suratto secara aklamasi, MR berharap tidak ada lagi energi partai yang habis untuk persoalan internal. Konsolidasi, menurut dia, harus diarahkan pada kerja-kerja politik yang mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat dan memperkuat posisi Demokrat pada pemilu mendatang. ***





