CIREBON — Kelompok 93 Kuliah Kerja Nyata Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) menutup masa pengabdiannya di Kelurahan Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Senin, (24/8/2026) kemarin. Penutupan itu ditandai dengan peresmian Peta UMKM dan Katalog UMKM Kelurahan Sunyaragi.

Peta dan katalog tersebut merupakan hasil pendataan yang dilakukan mahasiswa selama menjalankan KKN. Mereka menghimpun informasi pelaku usaha, mengolah data, lalu menyusunnya menjadi peta persebaran dan katalog UMKM.

Dengan pemetaan itu, keberadaan UMKM di Kelurahan Sunyaragi tidak hanya tercatat dalam data, tetapi juga dapat dilihat berdasarkan lokasi usaha. Adapun katalog memuat informasi mengenai pelaku usaha yang berhasil didata oleh mahasiswa.

Hasil pendataan dan pengolahan tersebut kemudian diserahkan kepada pihak Kelurahan Sunyaragi untuk dimanfaatkan dan dikembangkan lebih lanjut. Produk itu diharapkan membantu kelurahan mengenali potensi ekonomi warga sekaligus memperkenalkan UMKM lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

Lurah Sunyaragi, Dani Ilham Ramadhan, mengatakan program tersebut memiliki nilai strategis bagi kelurahan. Menurut dia, pemetaan, katalog, dan pendataan UMKM sejalan dengan fokus pengembangan sektor usaha masyarakat yang tengah dijalankan pemerintah kelurahan.

“Program Peta UMKM, Katalog UMKM, dan pendataan UMKM yang telah dilakukan mahasiswa KKN akan kami lanjutkan dan kembangkan. Program ini sejalan dengan fokus utama Kelurahan Sunyaragi dalam pengembangan sektor UMKM,” ujar Dani.

Peresmian dilakukan secara simbolis dalam kegiatan penutupan KKN. Mahasiswa Kelompok 93 turut memperkenalkan hasil pemetaan kepada pihak kelurahan dan para tamu yang hadir.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Muthoharoh, M.Pd.I, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia mendampingi pelaksanaan KKN Kelompok 93 selama mahasiswa menjalankan pengabdian di Sunyaragi.

Penyerahan peta dan katalog menjadi penanda bahwa hasil KKN tidak berhenti setelah mahasiswa meninggalkan lokasi pengabdian. Dokumen tersebut kini menjadi bagian dari inventarisasi potensi usaha masyarakat yang dapat dikembangkan oleh kelurahan.

Bagi Kelompok 93 UINSSC, penutupan KKN sekaligus menjadi akhir dari rangkaian kegiatan bersama masyarakat Sunyaragi. Peta dan Katalog UMKM diharapkan tetap digunakan sebagai media informasi serta dokumentasi potensi ekonomi lokal.

Program tersebut juga memperlihatkan pola kerja sama antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat. Data yang dihimpun selama KKN menjadi pijakan awal bagi kelurahan untuk melanjutkan pendataan dan pengembangan UMKM di wilayahnya. ***