
KUNINGAN – Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua truk terjadi di Jalan Raya Desa Cikeusik, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, Sabtu, (12/9/2026).
Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Benturan keras membuat tiga orang menjadi korban, dengan satu di antaranya mengalami luka berat.
Kecelakaan tersebut melibatkan truk Isuzu Light Truck bernomor polisi E-9627-YC dan Mitsubishi Colt Diesel Light Truck Tangki bernomor polisi B-9213-KNA. Akibat tabrakan, kedua kendaraan mengalami kerusakan dengan total kerugian materi diperkirakan mencapai Rp65 juta.
Kasat Lantas Polres Kuningan, AKP Aktuin Moniharapon, melalui Kanit Gakkum, Iptu Sri Martini menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk Isuzu yang dikemudikan DR (22), warga Desa Purwasari, Kecamatan Garawangi, melaju dari arah Cidahu menuju Waled.
Sesampainya di lokasi kejadian, kondisi jalan menikung ke kanan. Pengemudi Isuzu kemudian berupaya mendahului kendaraan lain yang melaju searah di depannya dengan mengambil jalur kanan.
Namun, saat hendak kembali ke jalur semula, dari arah berlawanan melaju truk Mitsubishi yang dikemudikan ES (44), warga Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.
“Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan melintas di jalan yang menikung ke kanan dan sedang mendahului kendaraan lain yang melaju searah di depannya dengan mengambil jalur kanan. Saat hendak kembali ke jalur kiri, terjadi benturan dengan kendaraan yang datang dari arah berlawanan,” ujarnya.
Benturan keras tak terhindarkan. Kedua truk mengalami kerusakan, sementara pengemudi dan penumpang truk Mitsubishi serta pengemudi truk Isuzu mengalami luka-luka.
Pengemudi Mitsubishi, ES, mengalami patah tulang betis kaki kanan, putus pada bagian pergelangan kaki kanan, serta luka lecet di dahi. Korban langsung mendapatkan penanganan medis di RSUD Waled, Kabupaten Cirebon.
Sementara penumpang truk Mitsubishi berinisial, IS, mengalami luka lecet pada bagian perut kiri dan mengeluhkan sakit di bagian leher. Ia juga dibawa ke RSUD Waled untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan pengemudi truk Isuzu, DR, mengalami lebam pada pipi kanan serta luka lecet pada bagian pipi.
Polisi menduga kecelakaan terjadi akibat faktor manusia. Pengemudi truk Isuzu diduga kurang mengantisipasi kondisi lalu lintas dan kurang konsentrasi saat melakukan manuver mendahului kendaraan di jalan yang menikung.
“Dugaan sementara, kecelakaan dipengaruhi faktor manusia, yakni pengemudi kendaraan Isuzu kurang antisipasi dan kurang konsentrasi saat melakukan manuver mendahului,” jelasnya.
Pasca kejadian, Unit Gakkum Satlantas Polres Kuningan langsung melakukan sejumlah tindakan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan para saksi, mengecek kondisi korban ke RSUD Waled, hingga mengamankan kendaraan dan barang bukti yang berkaitan dengan kecelakaan tersebut.
“Kasus kecelakaan ini masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Kuningan untuk proses lebih lanjut,” tutupnya.





