KUNINGAN — Rencana mutasi dan rotasi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan belum dibahas pada bulan ini. Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menyebut sejumlah agenda pemerintahan dan kepanitiaan masih menyita perhatian.

Bahkan Dian menyinggung bahwa Ketua Baperjakat atau Sekretaris Daerah sedang sibuk – sibuknya merangkap menjadi Ketua Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN).

Dian mengatakan pembahasan mutasi sebenarnya diharapkan dapat segera dilakukan. Namun, agenda yang berlangsung membuat pembahasan tersebut belum berjalan.

“Kalau saya sih secepatnya. Cuman kan Baperjakatnya pa Sekdanya lagi sibuk jadi Ketua PHBN,” ujar Dian.

Menurut Dian, persiapan PHBN juga menjadi salah satu agenda yang membuat pembahasan mutasi belum dapat segera dilakukan. Pembahasan kemungkinan dilanjutkan setelah rangkaian kegiatan tersebut selesai.

“Pembahasannya mungkin nanti setelah selesai hari jadi,” kata Dian.

Meski demikian, Dian belum menyebut waktu pasti kapan pembahasan mutasi akan dilakukan. Artinya, hingga saat ini proses tersebut masih berada pada tahap koordinasi internal dan belum masuk pada keputusan final.

“Ya dimungkinkan Eselon II, III dan IV,” kata Dian.

Mutasi dan rotasi ASN merupakan bagian dari penataan organisasi pemerintahan. Selain untuk memenuhi kebutuhan organisasi, proses tersebut biasanya berkaitan dengan penyegaran jabatan dan penyesuaian kompetensi aparatur dengan kebutuhan perangkat daerah.

Karena itu, keputusan mutasi tidak serta-merta dilakukan. Pemerintah daerah perlu melakukan pembahasan dan mempertimbangkan kebutuhan organisasi sebelum menetapkan perubahan jabatan.

Dengan keterangan Bupati tersebut, rencana mutasi ASN Kuningan masih menunggu waktu pembahasan. Kepastian mengenai kapan agenda itu digelar maupun siapa saja yang masuk dalam daftar mutasi belum menjadi perbincangan hangat dikalangan ASN. ***