Tak berhenti di situ, agenda dilanjutkan dengan pengalaman yang jauh lebih unik yaitu berkeliling dengan mobil pemadam kebakaran. Sebelum naik, para peserta mengenakan kostum damkar cilik lengkap dengan Topi. Mereka kemudian diajak berkeliling area pantai, sebelum menerima edukasi mengenai tugas pemadam kebakaran, fungsi alat pelindung diri, hingga cara menangani api.
Puncak aktivitas pun tiba. Anak-anak diberi kesempatan memegang selang dan menyemprotkan air ke arah tungku api kecil yang sudah disiapkan tim. Sorak sorai pecah. Bagi banyak peserta, inilah kali pertama mereka “memadamkan api”. “Seru banget! Aku pengin lagi,” kata seorang peserta bernama Kenzie, singkat namun penuh euforia.

Terpisah, Vice President Commercial Horison Hotel Group, Refino Mutshernar menyebutkan bahwa program itu berlatar belakang respon atas masalah anak – anak dengan gadget dan merangsang motorik dengan kegiatan di Outdoor.
“Program ini sudah dilakukan di seluruh resort dan glamping di Horison Group, disesuaikan dengan keadaan geografis masing – masing, di Dieng juga terdapat Harvest atau panen strawberry,” ungkap Refino yang juga sebagai pemrakarsa program tersebut.
Melalui program ini, Gand Palma Horison menghadirkan konsep wisata keluarga yang bukan hanya soal bersenang-senang, tetapi juga soal pengalaman dan pembelajaran. Alam, sejarah, kreativitas, dan edukasi dipadukan menjadi rangkaian aktivitas yang tak mudah dilupakan. Di tengah maraknya wisata instan, program akhir pekan seperti ini menjadi tawaran segar bagi keluarga yang ingin memberikan lebih dari sekedar liburan, melainkan memori dan petualangan bagi anak-anak mereka. (ali)
