
KUNINGAN — Upaya menjaga ketersediaan darah di wilayah Kuningan kembali mendapat dukungan dari sektor swasta. Kali ini Puspita Cipta Group menggelar kegiatan donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia Kabupaten Kuningan, Jumat (13/2/2026), di aula kantor pusat perusahaan tersebut.
Kegiatan yang mengusung tema “Setetes Darah Anda, Nyawa bagi Sesama, Ayo Berdonor, Ayo Peduli” ini diikuti jajaran manajemen dan karyawan. Sejak pagi, peserta mulai berdatangan untuk menjalani proses pemeriksaan kesehatan sebelum mendonorkan darah.
Tim medis PMI Kuningan melakukan tahapan sesuai prosedur, mulai dari pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin, hingga skrining riwayat kesehatan. Peserta yang dinyatakan layak kemudian menjalani proses pengambilan darah di ruang yang telah disiapkan.
Manager SDM Puspita Cipta Group, Teddy Suprayogi Ginanjar, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial.
“Kami ingin kepedulian tidak berhenti di slogan. Donor darah adalah aksi nyata. Jika satu kantong darah bisa menyelamatkan nyawa, maka ini kontribusi paling sederhana tapi paling berarti,” ujar Teddy.
Menurut dia, perusahaan berupaya membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada target bisnis, tetapi juga pada kepekaan sosial. Partisipasi karyawan dalam kegiatan kemanusiaan dinilai penting untuk menumbuhkan empati dan solidaritas di lingkungan kerja.
“Ke depan, kami ingin kegiatan seperti ini menjadi agenda rutin, bukan sekadar kegiatan tahunan,” katanya.
Dari pihak PMI, perwakilan Weni menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Puspita Cipta Group. Ia menilai kolaborasi dengan dunia usaha sangat membantu dalam menjaga ketersediaan stok darah.
“Kami berterima kasih kepada pak Rokhmat Ardiyan dan Adam Pramudya Ardiyan selaku direktur, serta seluruh jajaran perusahaan. Kegiatan ini sangat berarti bagi kami,” kata Weni.
Ia menjelaskan, kebutuhan darah di Kuningan bersifat berkelanjutan, terutama untuk pasien kecelakaan, ibu melahirkan, hingga penderita penyakit kronis. Dalam kondisi tertentu, stok darah sering berada di batas minimum.
“Karena itu, kegiatan donor seperti ini sangat membantu. Setetes darah bisa menjadi penentu keselamatan pasien,” ujarnya.
Weni menambahkan, PMI Kuningan terus berupaya memperluas jaringan pendonor melalui kerja sama dengan instansi pemerintah, komunitas, lembaga pendidikan, dan perusahaan swasta. Dukungan dari sektor usaha dinilai strategis karena memiliki basis karyawan yang relatif stabil.
Pelaksanaan donor darah di lingkungan kantor Puspita Cipta Group berlangsung tertib hingga siang hari. Sejumlah karyawan mengaku rutin mengikuti kegiatan serupa dan menilai donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus bentuk kepedulian sosial.
Melalui kegiatan ini, Puspita Cipta Group dan PMI Kuningan berharap dapat membangun gerakan kemanusiaan yang berkesinambungan. Bagi perusahaan, kegiatan tersebut menjadi wujud keterlibatan langsung dalam persoalan publik. Bagi PMI, kerja sama ini membantu memastikan darah tetap tersedia ketika masyarakat membutuhkannya. (Ali)




