“Semoga membentuk komitmen bersama dalam mengamalkan nilai-nilai kemanusiaan universal. Toleransi harus menyatukan kita, merangkul perbedaan agama, suku dan kemanusiaan,” harapnya.
Titin menambahkan, selain dialog interaktif, acara juga diisi dengan penayangan video refleksi tentang toleransi, dan penyematan atau penobatan tokoh toleransi Kabupaten Kuningan yang salah satunya istri Bupati Kuningan, Hj. Ela Helayati sebagai Bunda Toleransi.
Adapun tokoh toleransi lainnya, Dr. Sulaeman, Direktur Poltekes KMC Kuningan, Hj. Rini Sujiyanti, Ketua GOW Kabupaten Kuningan, RM. Andreas Dedi, Pimpinan Gereja Katolik Cisantana Kabupaten Kuningan, dan Dr. H. A Fenny Rahman HS., Ketua FKUB Kabupaten Kuningan.
“Alhamdulillah acara dihadiri tokoh agama, masyarakat dan perwakilan dari semua agama dan keyakinan serta mahasiswa di Kuningan. Semoga forum ini menjadi ruang tumbuhnya toleransi dan kebersamaan,” tuturnya. (Ceng)
