KUNINGAN — Dukungan dunia usaha terhadap sektor pendidikan kembali terlihat di Kabupaten Kuningan. Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Langseb, Kecamatan Lebakwangi, menerima bantuan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) dari SPPG Dapur Langseb berupa 11 pasang kursi dan meja untuk guru, tenaga kependidikan, serta kepala sekolah.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Lia Yuliani, Pemilik SPPG Langseb, dan diterima Kepala SDN 1 Langseb, Rika Mudrikah, di lingkungan sekolah setempat, Kamis (5/2/2026). Bagi pihak sekolah, bantuan ini dinilai sangat berarti karena menjawab kebutuhan sarana pendukung pembelajaran yang belum sepenuhnya terakomodasi dalam anggaran pemerintah.
Rika menyampaikan rasa syukur atas bantuan tersebut. Ia menyebut bantuan itu sebagai rezeki bagi sekolah yang saat ini memiliki 111 peserta didik. Menurut dia, keterbatasan anggaran kerap menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah dasar, terutama untuk memenuhi kebutuhan di luar prioritas belanja pemerintah.
“Masyaallah, luar biasa. Biasanya kepala sekolah itu salah satu tugasnya adalah kewirausahaan, bagaimana mencari pendapatan atau dukungan lain untuk membantu kebutuhan sekolah. CSR ini sangat membantu kebutuhan di luar anggaran pemerintah,” kata Rika kepada cikalpedia.id
Rika yang mulai menjabat sebagai kepala sekolah sejak Agustus 2023 menjelaskan, kursi dan meja tersebut akan digunakan untuk menunjang kenyamanan guru dan tenaga kependidikan dalam menjalankan aktivitas belajar mengajar. Menurut dia, fasilitas yang layak akan berdampak langsung pada kualitas kerja dan pelayanan pendidikan.
Ia menuturkan, kerja sama dengan SPPG Dapur Langseb bermula dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah dilayani dapur tersebut ke SDN 1 Langseb selama beberapa bulan terakhir. Dalam perjalanannya, Rika sempat mengunggah konten terkait pelaksanaan MBG di sekolahnya. Konten tersebut, tanpa disangka, mendapat respons langsung dari pemilik SPPG Langseb.
“Dari konten itu ternyata direspons oleh owner-nya, Bu Lia. Bahkan beliau menawarkan CSR ke sekolah kami,” ujar Rika.
Menindaklanjuti tawaran tersebut, pihak sekolah mengajukan tiga usulan bantuan CSR, yakni pengecoran lapangan sekolah, perbaikan atap gudang, serta pengadaan meja dan kursi untuk guru dan kepala sekolah. Dari ketiga usulan tersebut, SPPG Langseb menyetujui bantuan pengadaan meja dan kursi.
“Alhamdulillah di-acc. Ini benar-benar rezeki sekolah kami. Ketika ada pengusaha atau perusahaan yang mau membantu pendidikan, tentu kami sangat senang,” kata Rika.
Sementara itu, Lia Yuliani menyampaikan bahwa penyaluran CSR ini merupakan bentuk kepedulian SPPG Langseb terhadap lingkungan sekitar, khususnya dunia pendidikan yang dinilainya sebagai pondasi utama dalam mencetak generasi penerus bangsa.
“Kami berharap bantuan kursi dan meja ini dapat bermanfaat serta menunjang kenyamanan dalam proses belajar mengajar. Ini bentuk kepedulian kami terhadap pendidikan, khususnya di lingkungan sekitar,” ujar Lia.
Melalui program CSR tersebut, SPPG Langseb berharap dapat terus berkontribusi secara nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar di Kabupaten Kuningan. (ali)
