KUNINGAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SDN Unggulan Kuningan. Dua atlet muda sekolah tersebut sukses membawa pulang medali emas dalam ajang pencak silat tingkat nasional yang dilaksanakan di GOR Bima, Kota Cirebon.

Dua atlet yang mengharumkan nama sekolah tersebut yakni, Jilly Azzkiya Suparman, siswa kelas III C, dan Naura Khaira Lubna, siswi kelas VI.

Jilly berhasil meraih medali emas pada kelas tanding N Putri Usia Dini 1. Sementara Naura yang merupakan kakak kelasnya juga tampil gemilang dengan menyabet medali emas pada kelas tanding I Putri Usia Dini 2.

Keduanya mengikuti Kesultanan Cirebon Championship Piala Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan Kesultanan Kanoman, yang berlangsung selama tiga hari, 4-6 September 2026.

Keberhasilan dua atlet muda tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SDN Unggulan Kuningan. Prestasi itu sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan olahraga di lingkungan sekolah mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi sejak usia dini.

Kepala SDN Unggulan Kuningan, Uus Susanto, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian kedua siswanya.

“Alhamdulillah, kami keluarga besar SDN Unggulan Kuningan ikut bangga dengan prestasi anak-anak. Mereka telah menunjukkan semangat, kerja keras, dan keberanian sehingga mampu meraih prestasi di tingkat nasional,” ujarnya.

Menurutnya, prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan yang dimiliki, baik di bidang olahraga maupun bidang lainnya.

Uus juga berharap capaian Jilly dan Naura tidak berhenti sampai di sini. Medali emas yang diraih diharapkan menjadi pijakan bagi keduanya untuk terus berlatih dan meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.

“Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi Jilly dan Naura untuk terus berlatih, berkembang, dan kembali mengharumkan nama sekolah serta Kabupaten Kuningan,” katanya.

Dengan torehan dua medali emas tersebut, SDN Unggulan Kuningan semakin menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi dan prestasi siswa, termasuk melalui pembinaan olahraga pencak silat sejak usia dini.