
KUNINGAN – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kuningan belum punya sikap pasti tentang rencana Geotermal Ciremai. Sikap terssbut baru dimungkinkan menjadi bahasan pada Musyawarah Kerja Cabang yang akan digelar lusa, Sabtu (10/10/2026).
Polemik rencana pengembangan geothermal Gunung Ciremai menjadi salah satu isu yang sedang berkembang di wilayah Kota Kuda, seiring banyaknya penolakan. Bahkan, tidak hanya warga Kuningan, sejunlah warga dari Cirebon dan Majalangka pun ikut andil dalam aksi penolakan di Pendopo Kuningan.
Ketua PKB Kuningan, H. Ujang Kosasih, mengaku hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi terkait geothermal tersebut. Karena itu, pihaknya hanya bisa menduga bahwa pada acara musyawarah nanti kadernya memunculkan wacana tersebut.
”Saya secara sejujurnya, DPRD belum dapat informasi apa pun soal geothermal,” ujar Ujang usai kegiatan rapat paripurna, Kamis, (8/10/2026).
Menurutnya, Musker Cabang PKB bukan sekadar agenda seremonial partai. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menyusun arah dan strategi politik PKB selama lima tahun ke depan. Rangkaian kegiatan diawali dengan orientasi bagi para pengurus DPC PKB periode 2026–2031 yang akan diberikan oleh jajaran DPP dan DPW. Setelah itu dilanjutkan dengan pengukuhan seluruh pengurus DPC PKB periode tersebut.
”Setelah pengukuhan akan digelar musyawarah kerja cabang. Salah satu agendanya merumuskan bagaimana rencana strategis PKB dalam kerja politik selama lima tahun ke depan,” jelasnya.
Oleh karena itu, ia tidak menutup kemungkinan isu geothermal masuk dalam pembahasan strategis partai apabila terdapat pengurus yang membawa persoalan tersebut ke forum.
”Mungkin nanti ada pengurus PKB yang ikut dikukuhkan dan mengusulkan atau akan menyampaikan pandangan soal geothermal,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa sikap resmi PKB Kuningan terkait geothermal belum bisa dipastikan, menolak atau menerima. Partai yang lekat dengan warga NU itu masih membuka ruang bagi pandangan dari para pengurus sebelum menentukan sikap kelembagaan.
Di sisi lain, Ujang juga menegaskan bahwa seluruh agenda politik yang saat ini disiapkan dalam rangka memperkokoh langkah strategis menghadapi Pemilu 2029. Menurutnya, hal itu menjadi lumrah di semua partai, termasuk dirinya.
”Semua juga, kalau partai politik, dalam rangka Pemilu 2029, insya Allah,” tutupnya.
Dengan demikian, Musker Cabang PKB Kuningan berpotensi menjadi salah satu forum penting untuk melihat ke mana arah sikap politik PKB Kuningan terhadap isu geothermal yang tengah menjadi perhatian publik.***





