Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s
Kuningan

Besok Ada Pemadaman Listrik PLN, Ini Wilayah Terdampak

Jadwal Pemadaman Listrik PLN

KUNINGAN — PT PLN (Persero) akan melakukan pemadaman listrik terencana di sejumlah wilayah Kecamatan Ciawigebang dan sekitarnya pada Rabu, 14 Januari 2026. Pemadaman dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan keandalan sistem kelistrikan dan mutu pelayanan kepada masyarakat.

Dalam pemberitahuan resminya, PLN menyebutkan bahwa pekerjaan ini mengharuskan dilakukan pemadaman pada jaringan tegangan menengah 20 kilovolt (KV). Pemadaman dijadwalkan berlangsung selama tiga jam, mulai pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB. Setelah pekerjaan selesai dan sistem dinyatakan aman, aliran listrik akan dinormalkan kembali.

Sejumlah titik vital masuk dalam wilayah terdampak pemadaman. Di antaranya Rumah Sakit Mitra Husada, Toserba AS, SMAN 1 Ciawi, MAN Ciawi, Perumahan Cikondang, Perumahan Alam Asri, SPBU Ciawigebang, serta wilayah Desa Kadurama, Kalimanggis Kulon, Kandang Pamijahan, AS Putra, dan kawasan sekitarnya. Keberadaan fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga pusat aktivitas ekonomi dalam daftar tersebut membuat pemadaman ini berpotensi memengaruhi layanan publik dan aktivitas warga.

PLN mengimbau masyarakat dan institusi di wilayah terdampak untuk menyesuaikan aktivitasnya selama masa pelaksanaan pekerjaan. Pelanggan yang menggunakan genset diminta memastikan instalasi pembangkit listrik cadangan tersebut terpisah dari instalasi PLN. Langkah ini penting untuk menjaga keselamatan petugas serta mencegah gangguan teknis pada jaringan listrik.

Menurut PLN, pekerjaan ini bersifat preventif dan bertujuan meminimalkan risiko gangguan listrik yang lebih besar di kemudian hari.

PLN juga memohon doa dan dukungan dari masyarakat agar pekerjaan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu sesuai jadwal. Jika proses perbaikan dan pemeliharaan rampung lebih cepat dari perkiraan, aliran listrik akan segera dinyalakan kembali tanpa menunggu batas waktu yang ditentukan.

Meski bersifat rutin, pemadaman terencana ini kembali menegaskan pentingnya komunikasi yang jelas antara penyedia layanan dan masyarakat, terutama ketika wilayah terdampak mencakup fasilitas vital. Bagi warga dan pengelola layanan publik, penyesuaian aktivitas menjadi kunci agar dampak pemadaman dapat diminimalkan. (ali)

Baca Juga :  Rumah Kembali Terbakar, Api Diduga dari Tungku