Sementara itu, Kepala Desa Ciawigebang, Yayat, menjelaskan pembangunan pasar ini dilakukan dengan membangun 45 los dan memasang kanopi agar pedagang lebih nyaman berjualan. Proses ini disebutnya telah melalui Musyawarah Desa yang digelar pada 12 Januari 2025 lalu, melibatkan unsur BPD, LPM, tokoh masyarakat hingga RT/RW.
Salah satu pedagang, Nunung (50), mengaku telah berdagang sejak usia sekolah dasar.
“Sekarang sudah lebih tertata, tidak becek, saluran airnya lancar. Mudah-mudahan pembeli makin banyak,” harapnya.
Penataan pasar ini diharapkan menjadi role model pengelolaan pasar desa berbasis partisipasi masyarakat dan kolaborasi pemerintah daerah. (ali)
