KUNUNGAN – Upaya pencegahan dan penanganan stunting di Desa Gunungkarung, Kecamatan Luragung, mulai menunjukkan hasil. Melalui berbagai program pendampingan dan kolaborasi lintas sektor, angka anak yang mengalami stunting di desa tersebut berhasil ditekan dari 25 anak menjadi 12 anak.

Penurunan tersebut disampaikan Kepala Desa Gunungkarung, Asep Anugrah. Menurutnya, keberhasilan penurunan angka stunting tidak lepas dari kerjasama antara pemerintah desa, kader Posyandu, serta masyarakat yang terus aktif melakukan pendampingan terhadap anak-anak dengan masalah pertumbuhan.

“Data stunting menurun, yang tadinya 25 menjadi 12. Alhamdulillah untuk program stunting ini menunjukkan hasil yang baik,” ujar Asep, Jum’at, (10/7/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan rembug stunting menjadi momentum penting untuk mengevaluasi berbagai upaya yang telah dilakukan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat terkait kebutuhan dalam mendukung program pencegahan stunting ke depan.

Dalam kegiatan itu, kata Asep, sejumlah masukan disampaikan oleh ibu-ibu dan kader Posyandu, mulai dari kebutuhan alat ukur pertumbuhan balita, peningkatan fasilitas pendukung Posyandu, hingga perhatian terhadap kesejahteraan para kader.

Namun, pihaknya menyebutkan, adanya efisiensi anggaran membuat pemerintah desa harus menentukan skala prioritas dalam merealisasikan berbagai usulan masyarakat.

“Dengan adanya efisiensi anggaran, mungkin tidak semua permintaan bisa kami penuhi. Namun kami berharap ke depan kebutuhan yang disampaikan masyarakat bisa terealisasi,” katanya.

Asep berharap dukungan dari berbagai pihak terus diberikan agar program pencegahan dan penanganan stunting di Desa Gunungkarung dapat berjalan semakin optimal.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para kader Posyandu yang selama ini konsisten mendampingi keluarga dan anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus dalam aspek tumbuh kembang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader Posyandu yang telah berjibaku bersama pemerintah desa membantu anak-anak yang pertumbuhannya kurang. Alhamdulillah sekarang jumlahnya berkurang. Harapan kami, kebutuhan yang telah disampaikan dalam rembug stunting ini dapat terealisasi,” tutupnya.