KUNINGAN – Hari Santri Nasional (HSN) 2026 Kecamatan Ciniru menggelar sedikitnya enam cabang lomba. Selain memeriahkan acara, keenam cabang tersebut hampir dimenangkan oleh setiap desa di wilayah tersebut.

Ketua Pelaksana HSN Kecamatan Ciniru, Ayi Tana, menyebutkan, keenam cabang lomba tersebut yaitu tilawah anak, tilawah remaja, tahfidz anak, praktik sholat subuh, Pildacil, dan hadroh.

“Alhamdulillah tanggapan untuk HSN tahun ini sangat luar biasa, baik dari masyarakat, para asatidz, dan terutama kepala desa,” ungkapnya.

Menurutnya, kerjasama yang terjalin antara Forkopimcam, kepala desa yang tergabung dalam APDESI, dan para asatidz menjadi kunci suksesnya acara. Ia berharap kegiatan tersebut bisa menjadi agenda tahunan yang lebih meriah dan bermakna.

“Harapan ke depannya bisa berjalan dan diagendakan lebih meriah lagi. Dan yang terpenting memberikan makna kepada para santri-santri,” tuturnya.

Terkait hasil kejuaraan, Ayi menyebutkan bahwa pemerataan juara terjadi di semua desa. Setiap desa berhasil meraih kejuaraan, dengan perolehan yang bervariasi.

“Alhamdulillah dari setiap kejuaraan, tiap desa masuk kejuaraan,” jelasnya.

Sementara itu, Plt. Camat Ciniru, H Diding Wahyudin, berharap momentum HSN tidak sekadar dijadikan ajang seremonial semata, namun juga jadi momentum untuk memperkokoh peran santri dan pondok pesantren dalam upaya mendorong kemajuan bangsa, dengan tetap mengikuti perkembangan zaman.***