
KUNINGAN – Persib Bandung harus mengakui keunggulan Persija Jakarta dengan skor 2-1 dalam laga sengit yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu, (12/9/2026).
Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Kedua tim tampil agresif dan saling memberikan tekanan. Persija yang bermain di hadapan pendukungnya mampu memecah kebuntuan menjelang turun minum.
Memasuki menit ke- 41, Alexander Jeremejeff, berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Gol tersebut membawa Persija Jakarta unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Persib Bandung tampil lebih berani. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan untuk mengejar ketertinggalan.
Upaya Maung Bandung akhirnya membuahkan hasil pada menit ke- 81. B. Sekulic, sukses mencetak gol balasan dan mengubah kedudukan menjadi 1-1. Pertandingan pun semakin sengit karena kedua tim sama-sama berusaha mencetak gol kemenangan.
Drama terjadi pada penghujung pertandingan. Ketika laga diperkirakan akan berakhir dengan skor imbang, Persija mendapatkan momentum di masa injury time.
Pada menit 90+5, ujung tombak Persija, I. Mamut, berhasil mencetak gol melalui sundulan yang membuat Persija kembali unggul 2-1.
Gol tersebut sekaligus menjadi penentu kemenangan Persija Jakarta atas Persib Bandung dalam pertandingan yang berlangsung penuh tensi hingga detik-detik terakhir.
Persib pun harus pulang dengan tangan hampa setelah perjuangan keras sepanjang pertandingan belum mampu membawa mereka meraih poin di GBK.
Topik Maulana, salah seorang Bobotoh Kuningan, mengaku kecewa dengan hasil pertandingan tersebut. Meski demikian, ia tetap memberikan dukungan kepada tim kebanggaannya untuk segera bangkit menghadapi laga selanjutnya.
”Kecewa pasti ada, apalagi gol Persija menit-menit akhir. Persib sudah berjuang, bahkan tadi menyamakan kedudukan. Mungkin keberuntungan tidak berpihak ke Maung Bandung. Harus balas di leg kedua di Bandung,” ujarnya saat nonton bareng di salah satu kedai kopi yang ada di Kuningan.
Menurutnya, kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi ofisial Persib. Ia berharap para pemain tidak larut dalam kekalahan tersebut. Terlebih, kata dia, Persib akan menghadapi kompetisi yang lebih besar di level Asia.
“Fokus asia. cetak sejarah baru bisa juara di asia,” tutupnya.





