Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s
Kuningan

HMI Unisa Kupas Akar Peradaban Islam dan Resolusi Konflik

Dalam pemaparannya, Dedi Slamet Riyadi menekankan bahwa sejarah bukan sekadar rentetan peristiwa, melainkan sumber kebijaksanaan yang dapat digunakan untuk menghadapi tantangan sosial dan kemanusiaan masa kini.

‎Menurutnya, perkembangan peradaban Islam di masa keemasan menunjukkan bahwa harmoni, dialog, dan penguatan pengetahuan merupakan kunci utama terciptanya stabilitas.

‎“Resolusi konflik dalam perspektif Islam selalu mengedepankan keadilan, musyawarah, dan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya.

‎Kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar konflik kontemporer, diplomasi Islam, hingga peran generasi muda dalam menjaga perdamaian.

‎Ketua Umum HMI Komisariat Unisa, Bintang Pujakusuma, menyampaikan bahwa kajian seperti itu akan terus digelar sebagai bentuk komitmen organisasi dalam meningkatkan kapasitas intelektual kader.

‎“Kami ingin kader HMI memiliki wawasan sejarah yang kuat sehingga mampu berkontribusi secara cerdas dan moderat dalam kehidupan sosial,” ujarnya.

‎Ia menambahkan pemahaman sejarah peradaban Islam bukan hanya penting bagi penguatan identitas intelektual kader HMI, tetapi juga menjadi bekal dalam merespon isu-isu global yang semakin kompleks. Dengan memahami pola perkembangan dan dinamika konflik di masa lalu, para kader diharapkan mampu melihat persoalan hari ini secara lebih objektif, kritis, dan solutif.

‎Di akhir kegiatan, Dedi Slamet Riyadi mengajak para peserta untuk terus memperdalam pengetahuan sejarah dan mengembangkan pemahaman Islam yang terbuka. Ia menegaskan bahwa generasi muda memegang peran penting dalam menciptakan budaya damai, terutama di tengah meningkatnya polarisasi dan kesalahpahaman tentang Islam.

‎”Sejarah mengajarkan kita bahwa peradaban Islam tumbuh maju karena keterbukaan, ilmu pengetahuan, dan semangat perdamaian. Prinsip-prinsip inilah yang harus kita hidupkan kembali,” ungkap Dedi.

‎Dengan terselenggaranya kajian tersebut, HMI Komisariat Unisa berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya memahami sejarah peradaban Islam, tetapi juga mampu mengambil pelajaran strategis untuk merespon berbagai persoalan umat dan bangsa. (Icu)

Baca Juga :  Sri Laelasari Tekankan Kecerdasan Digital

Related posts

Istri Alm. Acep Dilantik Jadi Anggota DPRD Jabar

Cikal

Sekda Kuningan Ajak Guru Adaptif di Era Kurikulum Merdeka, Pimda Nyawah Episode 5 Disambut Antusias

Cikal

Bupati Kuningan Teken Kontrak Kinerja, Pejabat Terancam Evaluasi per Enam Bulan

Alvaro

Leave a Comment