Cikalpedia
”site’s ”site’s
Kuningan

Indonesia Emas 2045, Pemuda Kuningan Bisa Apa?

Yusuf Dandi Asih, menyoroti peran pemuda Kuningan dan menyinggung soal proyeksi Indonesia emas 2045. Menurutnya, 20 tahun ke depan nasib Indonesia ada di tangan pemuda.

‎”Kita buka data BPS, usia produktif pemuda di Kuningan itu sekitar 843.000 jiwa. Kedepan, anak muda memiliki kesempatan emas, yakni mengalami bonus demografi yang mana usia produktif lebih mendominasi. Namun, hal itu bagaimana peran kita sebagai pemuda untuk bisa memanfaatkannya,” ujarnya.

‎Ia mengajak pemuda Kuningan agar tidak hanya sekedar retorika saja, melainkan bukti nyata untuk bagaimana bisa membangun dan mengatasi persoalan Kuningan, mulai dari angka pengangguran, hingga kemiskinan ekstrem.

‎Sementara itu, Ridho Suganda, menyampaikan bahwa pemuda sangat berperan peting alam pembangunan daerah. Menurutnya, pemuda tidak hanya sekedar bisa mengkritisi, melainkan harus memberikan solusi.

‎”Kita harus sama sama mengapresiasi, saya harap pemuda itu tidak hanya bisa mengkritik tetapi harus memberikan solusi, dan tetap menjaga idealisme layaknya seorang pemuda. Seperti yang dikatakan oleh Tan Malaka, yaitu Idealisme adalah kemewahan terakhir yang dimiliki oleh pemuda,” ujarnya.

‎Senada dengan itu, Iim memaparkan tantangan pemuda hari ini sekaligus memberikan solusi untuk bagaimana pemuda bisa melangkah dan berperan. Menurutnya, pemuda Kuningan harus memberikan perubahan bagi masyarakat, dimulai dari hal yang terkecil, yaitu di lingkungan sekitar.

‎”Pemuda itu memiliki perannya sebagai agen perubahan, mampu bisa memberikan kontribusi untuk wajah Kabupaten Kuningan yang lebih baik lagi. Tantangan yang sering dihadapi oleh pemuda itu, biasanya kurang dukungan dari lingkungan, akses pendidikan, anggaran untuk berkarya, dan memiliki mindset takut gagal,” ujarnya.

‎Untuk mengatasi itu, lanjut Iim, pemuda harus melangkah objektif dan preventif. Menurutnya, pemuda harus meningkatkan keterampilan melalui pelatihan dan diskusi, memanfaatkan teknologi, membangun jaringan sosial, serta jangan ragu untuk melangkah karena takut gagal.

‎”Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan,” tegas Iim.

‎Kegiatan semakin menarik dan penuh dengan interaktif, ketika panitia memberikan ruang dialog antara peserta dengan narasumber, bahkan peserta dengan peserta. Melalui kegiatan itu, diharapkan pemuda bisa mengisi serta kontribusi nyata bagaimana bisa membangun Kuningan. (Icu)

Baca Juga :  DEEP Kuningan Soroti Putusan MK: Perpanjangan Jabatan DPR Dinilai Cederai Mandat Rakyat

Related posts

Toko Modern Disegel, Warga Juanda Menang

Cikal

Pelipatan Surat Suara 4,5 Juta Lembar Ditarget Rampung dalam 10 Hari

Cikal

Bupati Kuningan Turun Tangan Tertibkan APK

Cikal