Ia menambahkan bahwa tahap evaluasi belum seluruhnya rampung karena masih menunggu hasil audit dari BPK. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya koordinasi dalam penanganan pengaduan masyarakat, baik melalui jalur hukum maupun pendekatan restorative justice.
Soal jabatan, Deniawan menyebut dirinya siap ditempatkan di mana pun sesuai keputusan Bupati Kuningan.
“Saya tidak pernah memilih jabatan. Saya siap mengabdi di posisi mana pun, sesuai kapasitas dan kebutuhan organisasi,” tegasnya.
Uji kompetensi ini merupakan bagian dari mekanisme penilaian kinerja pejabat tinggi untuk memastikan efektivitas birokrasi dan regenerasi kepemimpinan di lingkungan Pemkab Kuningan. (ali)
