Perjalanan ke luar angkasa merupakan pesan sains dan teknologi tingkat tinggi yang menjadi salah satu tolak ukur kemajuan sebuah ummat dan bangsa. Dalam satu malam, peristiwa demi peristiwa terjadi, dan percakapan demi percakapan terjadi. Peristiwa itu bukti bahwa Mi’raj Nabi Muhammad Saw bukan hanya perjalanan malam bersama malaikat Jibril dengan menaiki Buraq melainkan pembuktian terhadap ummat Nabi Muhammad saw yang masih abai, baik terhadap persitiwa maupun pesan yang termuat di dalamnya.
Kisah perjalanan Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad Saw memberi hikmah kepada para pencarinya, bahwa sholat bukan hanya sebagai pengukuran kewajiban, tetapi harus membawa dampak positif dalam kehidupan sehari- hari. Harus bisa mengendalikan diri untuk menghindari perbuatan keji dan mungkar. Bukankah Isra Mi’raj sudah memberi peringatan dan tanda pengingat agar hidup harus hati-hati, penuh tanggung jawab, dan berorientasi pada kemajuan. Siapa yang melanggar, konsekswensinya sudah ditunjukkan kepada Nabi dan terangkum dalam perjalanan tersebut. Wallahu a’lam.
Penulis : Ating Sutinah, Mahasiswa UNISA Kuningan
