BANDUNG — Gambar poster digital yang mengabarkan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar beredar liar di jaringan media sosial. Isu manuver internal ini langsung memantik reaksi dari jajaran pengurus daerah partai berlambang pohon beringin tersebut.

​Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Barat, Daniel Mutaqien Syafiuddin, menepis kabar yang berembus. Ia menegaskan narasi pelaksanaan Munaslub merupakan bentukan pihak tertentu yang berupaya merusak soliditas partai.

​“Saya ingin pastikan kepada seluruh kader dan masyarakat bahwa isu Munaslub itu 100 persen hoaks,” ujar Daniel kepada awak media, Sabtu (7/11/2026).

​Daniel, yang juga menjabat Pelaksana Tugas Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, menduga ada kepentingan politik internal di balik kemunculan poster tersebut. Meski tak merinci siapa dalang di balik peredaran poster, ia menilai ada upaya memanfaatkan situasi untuk melonggarkan kekompakan kader.

​Poster anonim itu turut mencatut nama Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tanjung. Menanggapi hal tersebut, Daniel menyebut pencatutan nama Doli sebagai kekeliruan, mengingat status Doli sebagai politikus senior yang memahami regulasi internal.

​“Semua mekanisme dan dinamika internal sudah diatur di dalam AD/ART partai. Narasi pecah belah seperti itu sama sekali tidak mempan,” kata Daniel.

​Di tengah desas-desus ini, Daniel meminta seluruh kader Golkar di Jawa Barat tak menguras energi untuk menanggapi isu yang tak berdasar. Ia menginstruksikan jajaran pengurus hingga tingkat RT dan RW untuk mengamankan konsolidasi di bawah komando Ketua Umum Bahlil Lahadalia. ***

Sumber: berbagai sumber