Yonatan juga berharap hubungan yang sudah terjalin dapat terus ditingkatkan melalui komunikasi yang terbuka dan saling mendukung.
”Kami mengapresiasi setinggi-tingginya yang telah memberikan ruang bank BJB di kegiatan ini, wartawan merupakan mitra strategis bagi kami. Bukan hanya ajang, menjadi momentum sinergitas antara bank BJB. Pena itu mengekspresikan ide-ide, perjuangan untuk memperjuangkan kebeneran dan keadilan, pena mencerminkan integritas, dan pena mengeluarkan narasi,” ujar Yonatan.
Sementara itu, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Jambore Wartawan 2025. Menurutnya, wartawan mempunyai tiga peran strategis di tengah masyarakat, yakni sebagai pengawas, edukatif dan promotor.
”Wartawan sebagai control dari pemerintah, bagi kami kritik adalah obat untuk mengkontrol pejabat agar tidak semena-mena, Saya harap kritik yang konstruktif. Yang kedua sebagai edukatif, wartawan tidak hanya menyampaikan informasi yang faktual, melainkan harus memberikan wawasan dan pemahaman yang bermanfaat bagi masyarakat. Kemudian, wartawan berperan sebagai promotor dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Dian menambahkan bahwa wartawan harus menyajikan informasi yang faktual dan objektif, tidak hanya melihat dari sudut pandang subjektif. Menurutnya, wartawan harus bijak dalam menyajikan informasi edukatif terhadap masyarakat dan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam aspek pembangunan Kuningan menuju Kuningan Melesat.
”Kegiatan ini mudah-mudahan menjadi ruang refleksi untuk bertukar ide gagasan, kalau kata orang bijak itu pena lebih tajam dari senapan. Saya harap sinergitas terus terbangun untuk mewujudkan Kuningan yang Melesat,” tambahnya.
Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan ngobrol asyik, diskusi interaktif dengan Polres Kuningan dan Dandim 0615/Kuningan. Keduanya menegaskan, pentingnya kolaborasi dan sinergitas yang terus terjalin antara wartawan dengan TNI/Polri.
Termasuk, dalam menyampaikan informasi, pihaknya akan terus mendukung informasi yang akurat, berimbang, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Mereka juga berharap, kerja sama yang telah terbangun dapat semakin diperkuat melalui komunikasi yang terbuka, sehingga setiap informasi publik dapat disampaikan dengan cepat dan tepat.
Dengan demikian, peran media sebagai jembatan antara aparat dan masyarakat dapat berjalan optimal, sekaligus membantu menjaga kondusivitas di wilayah Kabupaten Kuningan.
Di malam hari, kegiatan dilanjutkan dengan sharing sesion bersama UPT Damkar Kuningan. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Damkar memaparkan berbagai pengalaman di lapangan, tantangan yang sering dihadapi saat penanganan kebakaran maupun evakuasi, serta pentingnya edukasi masyarakat dalam mencegah potensi kebakaran.
Para peserta pun antusias berdiskusi, mengajukan berbagai pertanyaan seputar prosedur penanganan darurat hingga peran media dalam menyebarkan informasi yang benar dan tidak menimbulkan kepanikan. Suasana berjalan hangat dan penuh keakraban, sekaligus menambah wawasan bagi seluruh peserta dan kegiatan dilanjutkan dengan dinner serta hiburan. (Icu)
previous post
Related posts
- Comments
- Facebook comments
