“Pas saya lihat benda (yang diduga bom Molotov/red) sudah kering,” tuturnya.
Tanpa berpikir panjang, pihaknya langusng komunikasi ke pihak kepolisian, dan benda yang tersebut ditangani phak kepolisian.
Pantauan Cikalpedia, di lokasi tersebut dipenuhi puluhan petugas yang diduga pihak kepolisian. Ketika ditanya mengenai bom, salah satu diantaranya mengarahkan bahwa informasi tersebut hanya bisa diakses satu pintu saja.
Sabtu, 30/8) beredar seruan aksi mahasiswa dengan narasi Kuningan Melawan. Flyer berlatar merah tersebar ke berbagai grup whatsapp bertuliskan SERUAN AKSI: Turut mengundang seluruh masyarakat Kuningan melawan kepedulian demokrasi.
Aksi dilaksanakan, Minggu (31/8) pukul 14.00 WIB sampai dengan menang. Titik kumpul di Pandapa dengan tujuan aksi DPRD Kuningan. Masa aksi diseru berbakaian hitam. (Icu)
