“Pelayanan adminduk bukan hanya tentang dokumen, tapi tentang hak sipil masyarakat yang harus dipenuhi dengan cepat, tepat, dan tanpa diskriminasi,” tambahnya.
Yudi juga menyebutkan bahwa penghargaan ini menjadi salah satu hadiah terbaik menjelang Hari Jadi Kuningan ke-525, yang akan diperingati dalam waktu dekat.
Menuju Layanan Publik yang Adaptif dan Inklusif
Pengakuan ini menegaskan posisi Kabupaten Kuningan sebagai daerah yang progresif dalam reformasi birokrasi, khususnya di sektor pelayanan dasar publik.
Dengan sistem digitalisasi yang terus dikembangkan dan semangat pelayanan yang inklusif, Kuningan bertekad menjadi kabupaten yang adaptif terhadap kebutuhan warganya, dari pusat kota hingga pelosok desa.
“Kami ingin menjadikan setiap layanan adminduk sebagai cerminan kehadiran negara di tengah masyarakat,” pungkas Yudi.
Dari balik loket dan sistem daring yang terus diperbarui, Kabupaten Kuningan menunjukkan bahwa pelayanan publik yang cepat, ramah, dan transparan bukan sekadar slogan—tapi kerja nyata yang dirasakan langsung oleh warganya.
