KUNINGAN – Kampung Zakat Desa Sagaranten, Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan, terus memperkuat komitmen dalam membangun kepedulian sosial masyarakat.

Melalui kegiatan Santunan Anak Yatim Tahun 2026 yang menjadi penutup rangkaian kegiatan Muharram Kampung Zakat, program tersebut menghadirkan semangat berbagi yang semakin luas dengan melibatkan penerima manfaat lintas kecamatan.

Kegiatan yang digelar Minggu, (12/7/2026) tersebut menjadi momentum penting bagi Kampung Zakat Desa Sagaranten untuk menunjukkan perkembangan program sosial berbasis zakat, infak, dan sedekah.

Jika pada tahun-tahun sebelumnya santunan hanya diberikan kepada anak yatim di wilayah Desa Sagaranten, tahun ini cakupannya diperluas hingga melibatkan desa-desa di Kecamatan Ciwaru dan Kecamatan Karangkancana.

Sebanyak 12 desa di Kecamatan Ciwaru serta Desa Margacina dari Kecamatan Karangkancana turut berpartisipasi dengan mengirimkan masing-masing satu anak yatim sebagai penerima santunan.

Perluasan jangkauan tersebut menjadi bukti bahwa Kampung Zakat Desa Sagaranten tidak hanya berperan sebagai wadah penyaluran bantuan, tetapi juga berkembang menjadi gerakan sosial yang mampu membangun solidaritas dan gotong royong antarwilayah.

Ketua panitia, Rustam, menyampaikan bahwa keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari Pemkab Kuningan, lembaga keagamaan, lembaga pengelola zakat, tokoh masyarakat, hingga para donatur yang memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan program sosial.

“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa ketika seluruh elemen masyarakat bersatu, manfaat yang diberikan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kepedulian,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Baznas Kabupaten Kuningan, Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ciwaru, Pemerintah Kecamatan Ciwaru, Forum Kasi Pelayanan Kecamatan Ciwaru, serta berbagai pihak lainnya.

Selain itu, kehadiran Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Kuningan turut menjadi bagian dari dukungan moral terhadap kegiatan sosial tersebut. Kehadiran para pemuda Muhammadiyah menunjukkan sinergi berbagai elemen masyarakat dalam menguatkan gerakan kepedulian sosial.

Kepala Desa Sagaranten, Diding, bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan santunan anak yatim tersebut.

Menurutnya, keberhasilan Kampung Zakat merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah, lembaga zakat, masyarakat, dan para dermawan yang memiliki visi yang sama dalam membangun kesejahteraan sosial.

“Kami berharap Kampung Zakat Desa Sagaranten terus berkembang dan menjadi contoh dalam pengelolaan zakat yang produktif, transparan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dengan mengusung semangat Muharram 1448 Hijriah, Kampung Zakat Desa Sagaranten berkomitmen untuk terus memperluas program sosial dan memperkuat jejaring kemitraan.

“Kehadiran kampung zakat ini menjadi wadah pemberdayaan masyarakat yang mampu menghadirkan dampak positif secara berkelanjutan,” tutupnya.