
KUNINGAN – Warga Dusun Buah Jenuk, Desa Parakan, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan berhasil menggagalkan rencana tawuran yang diduga akan dilakukan oleh sekelompok pelajar pada Jumat malam, 22/5/2026 sekitar pukul 22.00 WIB.
Kejadian bermula ketika warga melihat sekelompok pengendara motor berboncengan melintas dengan kecepatan tinggi mengarah ke Desa Kutakembaran. Gerak-gerik mencurigakan terlihat setelah rombongan tersebut berulang kali memutar balik di jalur yang sama.
“Nah, kemungkinan ada dua sampai tiga kali puter balik terus. Warga kan akhirnya curiga, terus diberhentiin lah beberapa motor,” ujar Rio, warga Dusun Buah Jenuk.
Kecurigaan warga memuncak saat salah satu rombongan kedapatan membawa senjata tajam jenis clurit yang disembunyikan di balik pakaian penumpang.
“Warga sama pemuda curiga dan takutnya ada anak Parakan yang ikut. Tapi ternyata enggak ada, terus kami amankan,” imbuh Rio kepada Cikalpedia.
Total enam anak laki-laki yang diamankan diketahui merupakan siswa dari sejumlah SMP di Kabupaten Kuningan. Warga bersama aparatur Pemerintah Desa Parakan segera mengamankan keenam terduga dan menyerahkannya ke Polsek Lebakwangi.
Dalam pemeriksaan awal, salah satu siswa mengaku berasal dari SMP di wilayah Ciawigebang. Ia menyebut tujuannya ke Parakan untuk menyelamatkan rekannya yang dikabarkan disandera oleh siswa lain di wilayah tersebut. Siswa itu kemudian menghubungi teman-temannya dari Garawangi untuk meminta petunjuk arah dan menemani perjalanan. Namun, keenam pelajar tersebut keburu dihadang warga sebelum sampai ke lokasi yang dimaksud.
“Belum ketemu, karena keburu dihadang oleh warga,” kata salah satu terduga pelaku.
Pihak kepolisian belum sepenuhnya menerima keterangan tersebut dan masih melakukan pendalaman. Anggota Polsek Lebakwangi, Aipda Mulya Wiyana, menyatakan pihaknya telah memanggil orang tua keenam pelajar untuk dilakukan pembinaan.
“Mengingat para terduga pelaku masih berada di bawah umur, kami hanya melakukan pembinaan dan memanggil para orang tua,” ujar Mulya Wiyana.
Pihaknya berterima kasih karena aksi cepat warga Parakan turut membantu mencegah potensi bentrokan yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat setempat.




