Cikalpedia
”site’s ”site’s
Peristiwa

Ketum HMI Dorong Optimalisasi Pariwisata Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Ketua Umum HMI Kuningan, M. Naufal Harits

KUNINGAN – Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Kuningan menilai potensi wisata Kabupaten Kuningan sangat besar untuk Kabupaten Kuningan. Letak geografis pegunungan yang membentangkan potensi alam dan kesejukan merupakan jawaban atas kegelisahan hidup zaman modern.

Ketua HMI Cabang Kuningan. Muhammad Naufal Harits menerangkan, kebutuhan hidup modern masyarakat kota yang ingin keluar dari kejenuhan dan kesumpekan kota, harus ditangkap oleh pengelola wisata dan Pemkab Kuningan sebagai potensi pasar pariwisata. Hanya saja dia juga mengingatkan, tata kelola pariwisata Kuningan harus ramah dan berkesan.

“Wisata kita (Kuningan) sudah cukup banyak dan terus bangkit. Hanya saja kesannya belum melekat. Testimoninya masih kurang. Pelancong belum kompak dan masif menceritakan ulang pengalaman positifnya setelah ke Kuningan,” tuturnya kepada Cikalpedia.id, Sabtu (10/1/2026)

Yang juga perlu dan penting ditinjau ulang, menurutnya, harga tiket yang terkesan mahal jika dibanding kota atau daerah tujuan wisata lain seperti Jogja atau Pangandaran. Di kawasan Palutungan, Nuafal mencontohkan, satu kawasan tersebut belum bisa dieksplor secara keseluruhan karena masing-masing wisata memiliki gerbang tiket yang berbeda. Kondisi tersebut dinilai belum memberikan kepuasan batin para pelancong.

“Termasuk ekosistem wisatanya belum optimal. Pemberdayaan warga lokal baru pada lini pekerjaan, belum sampai pada tataran pengembangan kreativitas yang berdaya jual tinggi. Kalau tidak kerja di tempat wisata, warga lokal masih menjadi penonton. Mereka yang tidak bisa bayar tiket cenderung terasing dari lingkungannya,” tuturnya.

Baca Juga :  DPRD Kuningan Usulkan Tiga Nama Calon Pj Bupati, Tanpa Nama Sekda Dian Rachmat

Related posts

Ironi Ribuan ASN Kuningan ‘Mengemplang’ Pajak, Kok Bisa?

Alvaro

Proyek Jalan Pariwisata Cipari–Cisantana Capai 30 Persen, Rampung Awal Desember

Cikal

Pasar Rakyat Ciniru Diresmikan, Acep: Bukan Sekadar Bangunan, Tapi Motor Penggerak Ekonomi Desa

Cikal