Ia juga mengenang sosok almarhum Bupati Acep Purnama, yang sebelumnya disebut-sebut akan mendampinginya dalam Pilkada 2024. Namun takdir berkata lain.
“Saya pernah berbicara dengan beliau untuk maju bersama. Tapi Allah SWT berkehendak lain. Sekarang tanggung jawab itu ada pada saya,” katanya.
Dengan modal dukungan sembilan kursi dan surat tugas resmi, PDIP kini membuka ruang koalisi dengan partai lain demi memenuhi ambang batas pencalonan. Ridho sendiri menyatakan tidak akan mundur dari pencalonan dan siap membawa wajah baru kepemimpinan di Kuningan. (ali)
