Ditanya tentang sumber anggaran dan strategi kenapa Disdikbud bisa tetap eksis memamerkan hasil kerjanya, salah satu penjaga stand, Muhammad Bunasir, memilih bungkam. Ia mengaku tidak mengetahui prihal tersebut karena tugasnya hanya piket dan menjaga.
”Saya mah kurang tau a, perihal anggaran dari mana dan stand ini berapa sewanya. Saya hanya petugas saja,” tuturnya, ujar, Selasa, (2/9).
Bunasir juga merasakan hal yang sama, bahwa pameran tahun ini jauh lebih sepi dan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tapi, menurutnya, komitmen dinas tempatnya bekerja tetap solid dan turut serta memeriahkan pameran sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.
”Yang penting saat ini bagaimana caranya meningkatkan mutu pendidikan di Kuningan, apalagi sekarang Kuningan ada wacana menuju Kabupaten Pendidikan, Target kita seribu pengunjung dalam 2 hari, tapi sekarang baru 381, beda drastis dari tahun kemarin,” pungkasnya. (Icu)
