“Sangat kecil kemungkinan terjadi salah penempatan,” kata Mang Ewo.
Sementara itu, pengamat kebijakan publik lainnya, Boy Sandi Kartanegara mengingatkan agar mutasi yang dijadwalkan digelar di Kebun Raya Kuningan tersebut benar-benar berbasis kompetensi. Ia menilai tantangan birokrasi saat ini semakin berat, seiring kondisi fiskal daerah yang ketat dan ekspektasi publik yang kian tinggi.
“OPD sekarang harus berada di zona siap pakai, bahkan siap tempur,” ujar Boy.
Ia berharap pejabat yang dilantik Selasa besok bukan sebatas figur yang pandai bergaya, melainkan benar-benar siap bekerja.
Mutasi ini, menurutnya, akan menjadi ujian awal keseriusan duet Dian–Tuti dalam membuktikan bahwa perubahan bukan hanya slogan, tetapi kerja nyata. (Ali)
