Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s
Pendidikan

Milangkala ke-22 SMK Auto Matsuda: Gelar Lomba Pramuka hingga Jalan Sehat Massal

/Dok.Ist

KUNINGAN – Dua dekade lebih berdiri, SMK Auto Matsuda mencoba mendefinisikan ulang perayaan hari jadinya dengan cara yang lebih membumi. Memasuki usia ke-22, sekolah kejuruan ini tidak sekadar menggelar seremoni internal, melainkan membuka pintu gerbangnya lebar-lebar bagi masyarakat Kuningan melalui rangkaian perlombaan hingga jalan sehat massal.

Perayaan Milangkala ke-22 ini dijadwalkan berlangsung maraton mulai hari ini Rabu (6/5/2026), hingga puncaknya pada Sabtu, (9/5/2026). Tak tanggung-tanggung, sekolah ini menyasar berbagai jenjang pendidikan untuk berkompetisi. Di tingkat SD/MI, panggung disiapkan untuk para penda’i cilik (Pildaci), sementara level SMP/MTs ditantang dalam adu ketangkasan kepramukaan yang meliputi pionering, semaphore, hingga Lomba Cerdas Cermat (LCC).

Di sela keriuhan lomba, koridor sekolah disulap menjadi etalase industri mini. Melalui konsep Market Day, SMK Auto Matsuda memamerkan hasil teaching factory dari berbagai jurusan. Kehadiran raksasa otomotif seperti Yamaha Mora Kuningan dan Toyota Auto 2000, hingga sektor perbankan dan telekomunikasi seperti BTN, BTN Syariah, dan PT Telkom Indonesia, menunjukkan jejaring kemitraan sekolah yang mapan.

“Ini kali perdana kami merayakan anniversary sekolah dengan kegiatan lomba-lomba dan jalan santai,” ujar Kepala SMK Auto Matsuda, Abdul Muhyi atau yang karib disapa Amuy

Baginya, momentum ini adalah cara sekolah untuk mempublikasikan diri lebih luas kepada publik. Ia pun memproyeksikan acara ini menjadi agenda rutin tahunan untuk memperebutkan Piala Bergilir SMK Auto Matsuda.

Antusiasme peserta diklaim melampaui ekspektasi. Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat, Dedi Nurwiandi, M.Pd., mencatat tingginya angka pendaftar yang ingin berpartisipasi dalam rangkaian acara ini.

Sinyal positif juga datang dari Ketua Dewan Pembina Yayasan Raihan Matsuda, Mamat Robby Suganda (MR). Melalui sambungan seluler, tokoh yang dikenal luas di Kuningan ini memberikan restu penuh atas inisiatif kreatif sekolah. MR bahkan memastikan dirinya akan turun langsung mengikuti jalan sehat sebagai bentuk dukungan moral terhadap transformasi sekolah.

Baca Juga :  15 Warisan Leluhur Kuningan Dibidik Jadi Cagar Budaya

Dengan kolaborasi yang melibatkan perguruan tinggi, organisasi profesi seperti PGRI, hingga tokoh masyarakat, Milangkala ke-22 SMK Auto Matsuda bukan sekedar perayaan angka, melainkan upaya sekolah untuk tetap relevan dalam ekosistem pendidikan dan industri di Jawa Barat. ***

Penulis: Ali ‖ Editor: Ali