“Mahasiswa adalah agen perubahan. Kami berharap adik-adik mahasiswa baru mampu memanfaatkan kesempatan menimba ilmu ini dengan sebaik-baiknya, sehingga kelak dapat berkontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Kuningan maupun bangsa Indonesia,” ujar Wabup Tuti.
Ia juga berpesan agar mahasiswa menjaga semangat belajar, mengasah soft skill maupun hard skill, serta aktif dalam kegiatan organisasi. Selain itu, penting bagi mahasiswa untuk menjaga akhlak, kedisiplinan, dan semangat gotong royong.
Sementara itu, Rektor UMK Dr. Apt. Wawang Anwarudin, M.Sc. menegaskan bahwa menjadi mahasiswa bukan sekadar pergantian status dari siswa, melainkan amanah besar.
“Universitas Muhammadiyah Kuningan didirikan bukan hanya untuk mencetak sarjana yang cerdas secara intelektual, tetapi juga individu yang berkarakter islami,” kata Rektor Wawang. (Ali)
