
JAWA TENGAH – Universitas Kuningan (Uniku) terus memperkuat langkah menuju kampus berkelas dunia. Komitmen tersebut kembali dibuktikan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah kampus dan perusahaan luar negeri.
Dua di antaranya yaitu Maejo University dari Thailand serta perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, PARALLAXNET LLC. Penandatanganan dilakukan dalam ajang Global Collaboration for Sustainable Futures 2026 yang digelar Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, Jawa Tengah, Kamis (23/7/2026).
Kerjasama strategis tersebut menjadi bagian dari upaya Uniku untuk memperluas jejaring internasional sekaligus membuka lebih banyak peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan inovasi berbasis global.
Rektor Uniku, Dr. Anna Fitri Hindriana, mengatakan bahwa kerjasama tersebut merupakan langkah nyata dalam meningkatkan daya saing kampus di tingkat internasional. Dalam kegiatan itu, ia didampingi Wakil Rektor III, Prof. Dr. Agus Yadi Ismail.
“Alhamdulillah, pagi ini saya didampingi oleh Wakil Rektor III menghadiri sekaligus menandatangani kerjasama dengan satu perguruan tinggi dari Thailand dan satu perusahaan dari Amerika Serikat. Ini merupakan salah satu upaya kami untuk terus memperkuat dan memperluas jejaring internasional,” ujar Anna.
Tak hanya penandatanganan MoU, kegiatan yang diprakarsai Universitas Pancasakti Tegal tersebut juga diikuti oleh 18 perguruan tinggi melalui berbagai agenda internasional, seperti International Student Mobility, Summer Camp, dan International Conference.
Partisipasi aktif Uniku dalam forum tersebut menunjukkan komitmen institusi dalam menghadirkan pengalaman akademik bertaraf global bagi sivitas akademika sekaligus memperluas peluang kolaborasi lintas negara.
Lebih lanjut, Anna mengungkapkan bahwa Uniku juga dipercaya menjadi mitra penyelenggara Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional yang akan digelar pada Sabtu (25/7/2026) di Desa Geresik, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan.
Kegiatan tersebut akan menghadirkan narasumber dari internal Uniku serta akademisi dari Filipina sebagai bentuk implementasi nyata kerjasama internasional yang tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi juga diwujudkan melalui program yang langsung menyentuh masyarakat.
“Insya Allah, hari Sabtu besok kita akan melaksanakan kegiatan PkM Internasional yang menghadirkan narasumber dari internal Uniku dan dari Filipina,” jelasnya.
Ia berharap, semakin luasnya jaringan internasional yang dimiliki Uniku dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan institusi maupun masyarakat.
Menurutnya juga, kolaborasi global menjadi salah satu strategi penting untuk mendukung pencapaian akreditasi institusi yang unggul sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan.
“Semoga target kita meraih akreditasi institusi Unggul dapat tercapai. Namun yang lebih utama, seluruh program internasional yang dijalankan mampu memberikan dampak nyata dan kebermanfaatan bagi masyarakat,” tutupnya.




