KUNINGAN – Padjajaran Cimande kembali menorehkan prestasi membanggakan. Kali ini,
‎Sebanyak 16 atlet usia 5 hingga 17 tahun membawa pulang medali dengan torehan 9 medali emas, 5 medali perak, dan 2 medali perunggu.

‎Prestasi tersebut diraih Cimande saat mengikuti ajang Kesultanan Kanoman Cirebon Championship (KKCC) 2026 yang digelar di GOR Bima, Kota Cirebon, 4-6 September 2026.

‎Bagi Padjadjaran Cimande, pencak silat tidak semata-mata tentang kemenangan di atas gelanggang. Setiap latihan dan pertandingan menjadi bagian dari proses menanamkan karakter, kedisiplinan, keberanian, sportivitas, kehormatan, serta kerendahan hati kepada generasi muda.

‎Pelatih Cimande, Syifa Hayati, mengatakan bahwa antusiasme atlet untuk mengikuti latihan menjadi sinyal positif bahwa pencak silat Cimande masih dicintai generasi muda.

‎“Mereka datang berlatih bukan karena dipaksa. Mereka datang karena cinta. Kami melihat antusiasme yang luar biasa dari anak-anak usia dini. Ini adalah sinyal kuat bahwa Cimande tetap hidup dan dicintai,” ujarnya, Senin (7/9/2026)

‎Menurutnya, keikutsertaan atlet muda dalam berbagai kejuaraan merupakan salah satu upaya untuk menjaga keberlangsungan tradisi sekaligus memberikan pengalaman kompetitif kepada para pesilat sejak usia dini.

‎Sementara itu, Ketua Padjadjaran Cimande, Dedi Hendriana, mengatakan prestasi tersebut akan menjadi pijakan untuk memperkuat pembinaan dan regenerasi pesilat muda di Kabupaten Kuningan.

‎Ke depan, pihaknya menargetkan pengembangan program pembinaan usia dini, peningkatan kapasitas pelatih, kolaborasi dengan sekolah untuk mendorong pencak silat sebagai kegiatan ekstrakurikuler unggulan, serta mempersiapkan atlet menghadapi kejuaraan-kejuaraan berikutnya.

‎Baginya, setiap medali yang diraih para atlet muda bukan sekadar simbol kemenangan. Di balik medali tersebut terdapat pesan bahwa warisan budaya dapat tetap hidup dan berkembang ketika diberikan ruang kepada generasi penerus.

‎”Cimande telah melewati berbagai zaman. Kini, di tengah era digital, keberlangsungannya berada di tangan anak-anak muda yang mau berlatih, berkompetisi, dan mencintai budaya sendiri,” katanya.

‎Adapun 16 atlet Padjadjaran Cimande Kabupaten Kuningan yang berhasil meraih medali pada KKCC 2026 yakni, Fahriza Arif Rahman, Usia Dini 1 Men meraih Emas, Alifah Az Zaida Supriatno, Usia Dini 1 Women Under B meraih Perak, Nisrina Kamila, Usia Dini 1 Women N meraih Perak, dan Citra Puspita Ayu, Usia Dini 2 Women B meraih Emas.

Kemudian, Kheana Rhea Farzana, Usia Dini 2 Putri Women C meraih Emas, Alesha Najma F, Usia Dini 2 Putri Women D meraih Emas, Pricilia Caroline Deandra H, Usia Dini 2 Putri Women D meraih Emas, dan Adzkia Hasna Naima, Usia Dini 2 Putri Women J meraih Emas

Selain itu, Anyelir Aina Hafsa, Usia Dini 2 Women D meraih Perunggu, Rizki Ramadan, Usia Dini 2 Men J, meraih Perunggu, Ali Mufid Hamizan Supriatno, Usia Dini 2 Men Under A meraih Perak, Fina Nurahmadani, Usia Dini 2 Putri Women L meraih Perak, Keyna Rahma Tika Wijaya, Pra Remaja Women  C meraih Perak, Amara Putry Humaerany, Pra Remaja Women C meraih Emas, Dicky Ali Fahrurozi, Remaja Men E meraih Emas, dan Denisa Adila Ardani, Seni Tunggal Putri Tangan Kosong meraih Emas.