“PAN yakin Presiden dapat menyelesaikan masalah tersebut secara tepat, cepat, dan selalu berpihak kepada rakyat, serta untuk kemajuan bangsa Indonesia ke depan,” tambahnya.
Lebih lanjut, PAN menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas situasi yang terjadi.
“Demikian siaran pers ini dibuat disertai dengan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia agar dapat menata kembali untuk perjuangan di masa depan,” kata Viva.
Sebelumnya, Partai NasDem juga mengambil kebijakan serupa dengan menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari keanggotaan DPR RI Fraksi NasDem. Kebijakan tersebut mulai berlaku pada Senin (1/9/2025).(Beng).
