Nuzul berharap keberhasilan ini menjadi titik balik perkembangan bola voli di Kuningan, terutama dalam hal pembinaan atlet dan regenerasi. Ia juga menyampaikan bahwa semangat dan perjuangan tim patut menjadi motivasi bagi cabang olahraga lain.
Meski demikian, nasib berbeda dialami tim voli putra Kuningan yang belum berhasil lolos ke Porprov. Mereka hanya mampu menempati peringkat ke-6 dari tujuh tim di grup yang sama.
“Tim putra belum berhasil, tapi ini jadi bahan evaluasi untuk pembinaan ke depan. Kita tidak boleh berhenti sampai di sini,” kata Zul.
Dengan lolosnya tim voli putri ke Porprov 2026, PBVSI Kuningan kini memiliki tantangan baru untuk menyiapkan skuad yang lebih solid agar bisa bersaing di level provinsi dan meraih prestasi lebih tinggi. (Ali)
