
KUNINGAN – Kebakaran melanda lahan bekas kebun tebu di Desa Cieurih, Kecamatan Cidahu, Jumat (10/7/2026) siang. Kobaran api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang kemudian menjalar akibat hembusan angin kencang.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga sekitar yang melihat adanya pembakaran sampah di area terbuka. Tak lama berselang, api membesar dan merambat ke lahan bekas tanaman tebu hingga membuat warga khawatir api meluas ke area permukiman.
Karena kondisi api semakin sulit dikendalikan, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Cidahu. Petugas kepolisian selanjutnya menghubungi UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan untuk meminta bantuan penanganan.
Tim regu 3 UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan bergerak menuju lokasi pada pukul 14.10 WIB dan tiba sekitar pukul 14.35 WIB. Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 16.00 WIB dengan melibatkan enam personel Damkar menggunakan satu unit kendaraan pancar.
“Pemadaman dilakukan bersama anggota Polsek Cidahu, aparat desa, serta warga sekitar. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala,” ujar Andri Arga Kusuma selaku Kepala UPT Damkar Kuningan.
Ia menyebut, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare. Dalam peristiwa tersebut, kata dia, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Penyebab kebakaran diduga akibat api dari pembakaran sampah yang tertiup angin hingga merambat ke lahan kering bekas kebun tebu,” katanya.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca panas dan angin bertiup kencang. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api untuk mencegah kebakaran meluas.




