Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s
Opini

Peran Generasi Muda dalam Merawat Persatuan Bangsa

Aina Musyaffa: Mahasiswi UNISA Kuningan

Indonesia merupakan negara yang memiliki beragam suku, budaya, bahasa serta agama yang sangat membutuhkan upaya untuk merawat persatuan di dalamnya. Persatuan bukan tercipta dari keseragaman melainkan dari kemampuan menerima dan menghargai perbedaan.

Merawat persatuan bukan sekedar tugas masa lalu, tetapi amanah masa kini dan masa depan yang harus dijaga dan dirawat dengan kesadaran dan aksi nyata oleh seluruh elemen bangsa termasuk generasi muda. Tetapi, tidaklah mudah untuk merawat persatuan bangsa ditengah banyaknya perbedaan tersebut. Namun, peran generasi muda dapat menjadi salah satu kunci dalam merawat persatuan bangsa Indonesia.

Generasi muda memiliki peran yang sangat penting dalam merawat persatuan bangsa. Karena generasi muda merupakan agen perubahan yang memiliki energi, ide baru dan semangat yang tinggi untuk membawa bangsa ke arah yang lebih baik termasuk dalam menjaga dan merawat persatuan. Sebagai penerus estafet kepemimpinan, generasi muda memiliki tanggung jawab untuk merawat persatuan, memperkuat kebersamaan serta membangun kedamaian ditengah banyaknya perbedaan yang ada di Indonesia.

Menurut Raudi (2022) peran generasi muda dalam merawat persatuan bangsa adalah dengan menginisiasi gerakan-gerakan untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan, memanfaatkan kemajuan teknologi untuk kepentingan membangun kesatuan serta meredusir isu-isu propaganda yang berpotensi menimbulkan perpecahan.

Hal yang paling utama dalam merawat persatuan bangsa adalah memiliki pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila khususnya bagi generasi muda karena Pancasila bukan hanya sekedar dasar negara atau semboyan saja melainkan pedoman moral dan etika yang harus dijadikan panduan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Seperti yang dikatakan oleh Raudi di atas bahwa generasi muda harus menginisiasi gerakan-gerakan untuk memperkuat persatuan. Maka dari itu, gerakan yang dapat dilakukan adalah menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai toleransi serta menolak segala bentuk diskriminasi bisa dimulai dari hal kecil di dalam kehidupan sehari-hari seperti membangun sikap saling menghormati antar teman yang berbeda latar belakang tanpa membeda-bedakan guna membangun hubungan harmonis, menghindari perilaku diskriminatif, prasangka buruk dan sikap negatif terhadap orang atau kelompok yang berbeda. Generasi muda harus bisa menunjukkan bahwa perbedaan bukanlah hal yang harus dipertentangkan, tetapi dihargai sebagai bagian dari kekayaan bangsa. 

Selain itu, generasi muda saat ini tumbuh di tengah kemajuan teknologi, di era modern yang serba digital ini yang dimana derasnya arus informasi seringkali menimbulkan potensi perselisihan dan konflik. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran yang tinggi untuk menjaga persatuan bangsa. Generasi muda dapat menjadi motor penggerak dalam memperkuat persatuan melalui tindakan yang nyata dengan menjaga dunia maya dari konten yang berisi provokatif yang menyebabkan perpecahan di suatu bangsa.

Baca Juga :  Tuduhan Gratifikasi Dalam Moratorium Perumahan Berisiko Pencemaran Nama Baik Melalui Media Sosial

Generasi muda harus kritis dan cerdas dalam menerima dan menyebarkan informasi serta harus berani melawan berita yang tidak benar (hoaks) atau ujaran kebencian, bisa dengan melaporkan ke platform media sosial atau lembaga terkait. Maka dari itu, generasi muda harus menjadi agen penyebar toleransi di media sosial dengan membagikan konten positif seperti poster, film, video pendek yang mempromosikan tentang pentingnya persatuan dan memberikan edukasi mengenai isu-isu sosial yang relevan..

Generasi muda memiliki perjalanan hidup dan kesempatan yang masih panjang, maka dari itu, dapat membangun jaringan pertemanan yang lebih luas dari berbagai suku dan daerah atau dapat berperan aktif dalam kegiatan lintas budaya dan agama baik di lingkungan kampus maupun komunitas guna memperkuat rasa toleransi, persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Selain itu, generasi muda harus bisa menghormati dan menghargai sesama serta menerapkan nilai kemanusiaan dengan bersikap sopan kepada orang lain dan menunjukkan empati kepada mereka yang membutuhkan bantuan atau dukungan. Generasi muda juga berperan penting dalam memperjuangkan keadilan sosial demi mempekuat persatuan bangsa dalam kehidupan sehari-hari seperti membantu mengurangi kesenjangan sosial, mendukung hak-hak kelompok minoritas dan mencegah tindakan diskriminatif atau penindasan terhadap individu maupun kelompok tertentu.

Generasi muda harus ikut berperan aktif dalam kegiatan sosial seperti kegiatan gotong royong, bantuan sosial, forum dikusi atau dialog antar komunitas untuk membahas isu toleransi dan persatuan serta berperan aktif dalam organisasi kepemudaan guna membangun solidaritas dan kebersamaan demi menjaga keutuhan dan persatuan bangsa

Merawat persatuan bangsa bukan hanya tugas pemerintah atau tokoh masyarakat, melainkan tanggung jawab bersama, termasuk generasi muda. Dengan semangat persatuan, kesatuan, kepeduliaan dan kecintaan terhadap tanah air, generasi muda dapat menjadi agen perubahan yang menjaga dan merawat persatuan serta keutuhan bangsa Indonesia dari berbagai ancaman atau tindakan yang menyebabkan perpecahan.

Baca Juga :  Eksekusi Lahan Ricuh di Kuningan, Massa Hadang Juru Sita, Warga Pingsan

Generasi muda adalah tulang punggung bangsa. Di tangan merekalah persatuan dan masa depan bangsa ditentukan. Tanpa semangat kebersamaan dan cinta tanah air, perjuangan para pahlawan akan sia-sia. Maka dari itu, peran generasi muda sangatlah penting karena masa depan bangsa ada di tangan mereka dan hanya dengan persatuanlah Indonesia dapat menjadi bangsa yang harmonis dan kokoh dalam keberagaman. []

Ditulis oleh: Aina Musyaffa, Mahasiswi Universitas Islam Al-Ihya Kuningan

Leave a Comment